Olahraga & Budaya Cara Jitu Promosi Pariwisata

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Olahraga & Budaya Cara Jitu Promosi Pariwisata

Afif Farhan - detikTravel
Kamis, 28 Jun 2012 17:26 WIB
loading...
Afif Farhan
Tour de Singkarak 2012, perpaduan olahraga dan wisata (Afif/detikTravel)
Tari Kecak, budaya yang mengakar di Bali (Yunaidi Joepoet/ACI)
Olahraga & Budaya Cara Jitu Promosi Pariwisata
Olahraga & Budaya Cara Jitu Promosi Pariwisata
Jakarta - Ada dua cara yang dianggap paling tepat untuk mengenalkan Indonesia kepada wisatawan, yaitu melalui ajang olahraga dan budaya. Dua hal ini dianggap paling ampuh untuk mengenalkan potensi pariwisata kepada traveler."Dua cara untuk mempromosikan pariwisata adalah dengan sport dan culture tourism," kata Wamenparekraf Sapta Nirwandar seusai jumpa pers Festival Adat Erau 2012 di lantai 17, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat No 17, Jakarta, Kamis (28/6/2012).Menurut Sapta, sport tourism di Indonesia sudah mulai berkembang dan contohnya adalah Tour de Singkarak kemarin. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, tahun ini ada 14 kabupaten di Sumatera Barat yang berpartisipasi dalam ajang tersebut. Hal ini pun menjadi bukti, ajang balap sepeda ini mampu mengenalkan destinasi wisata yang menarik di tiap daerahnya, contohnya Lembah Harau, Lembah Anai, dan juga Pesisir Selatan."Saat Tour de Singkarak, penonton yang menyaksikan lomba juga melihat keindahan alam dan budaya-budaya di tiap tempatnya. Hal ini pun meningkatkan kesejahteraan rakyat karena banyaknya wisatawan yang datang dan adanya perbaikan jalan sebagai jalur lintasan balap sepeda," lanjut Sapta.Ada banyak jenis sport tourism yang ada dan tersebar di Indonesia. Beberapa sudah dikenal oleh wisatawan mancanegara, antara lain Pantai Plengkung di Alas Purwo dengan surfing-nya, Sungai Ayung untuk rafting di Bali, dan juga Gua Buniayu di Sukabumi.Selain olahraga, wisata budaya juga sangat menarik. Di Bali misalnya, banyak wisatawan yang terkesima oleh kebudayaan Bali seperti upacara Ngaben dan Tari Kecak. Selain penuh seni, ada pelajaran mengenai nilai-nilai kehidupan di dalamnya."Kita juga punya banyak budaya, seperti Danau Sentani di Papua dan festival-festival di Bali," tambah Sapta.Sapta pun menambahkan, itu semua harus dikemas dengan cara yang unik dan menarik. Hal itulah yang harus dikembangkan agar mendatangkan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads