Danau Sentarum, Keindahan Sepanjang Musim di Kalbar
Rabu, 04 Jul 2012 12:15 WIB
Nina Aja
Jakarta - Danau Sentarum menjadi panorama lain di ujung cekungan Sungai Kapuas. Seolah tak mau kalah dengan pamor Sungai Kapuas, danau musiman ini pun menjadi 'celengan' air raksasa saat musim hujan dan lapangan kering saat musim kemarau.Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) merupakan salah satu kekayaan alam yang terdapat di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Danau Sentarum berada di sebuah lahan basah dan hutan tropis.Dengan luas wilayahnya sekitar 132.000 ha kawasan ini melingkupi tujuh kecamatan, yaitu Batang Lupar, Selimbau, Badau, Jongkong, Bunut Hilir, Suhaid, dan Semitau. Selain itu, TNDS merupakan habitat bagi 265 jenis ikan air tawar, lebah, dan 675 spesies tanaman, dan 147 jenis mamalia.Nah, Danau Sentarum tidak seperti danau-danau lainnya. Airnya bewarna hitam kemerah-merahan karena mengandung tannin yang berasal dari hutan gambut di sekitarnya.Saat musim hujan, danau ini berfungsi sebagai 'celengan' air Sungai Kapuas dan di musim kemarau, air dari Danau Sentarum akan mengisi kekurangan debit air Sungai Kapuas dan menjadi lapangan kering.Keindahan Taman Nasional Danau Sentarum pun telah menjadi ikon dari Kabupaten Kapuas Hulu karena keunikan flora dan fauna serta tradisi hidup penduduk lokal. Ya, terdapat 45 dusun permanen dan 10 dusun musiman, dimana penduduknya sebagian besar berprofesi sebagai petani dan nelayan.Keindahan Danau Sentarum pun seolah tak pernah habis sepanjang musim. Apalagi, dengan parasnya yang berubah-ubah.












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah