Masuk Raja Ampat Sekali, Gratisnya Setahun!
Senin, 04 Jun 2012 08:22 WIB
Fitraya Ramadhanny
Jakarta - Surga diving Raja Ampat memang unik. Selain kaya dengan alam bawah laut, pengelolaan wisata pun berbeda. Sekali masuk ke Raja Ampat, Anda tidak perlu membayar tiket masuk lagi selama setahun, jika ingin kembali ke sini.Ketika Anda masuk ke kepulauan seluas 46.000 km2 ini, maka Anda diwajibkan untuk membeli tiket masuk berupa pin berwarna biru laut seharga Rp 250 ribu. Pin ini bisa didapatkan di Bandara Bali, Pelabuhan Sorong dan Pulau Waisai.Ketika membeli pin ini, maka data diri pengunjung akan didaftar merujuk kepada kartu identitas resmi. Di pin itu akan dicatat kapan Anda pertama kali masuk ke Raja Ampat, dan akan digratiskan selama satu tahun ke depan.Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat memilih metode semacam ini karena wisata di kawasan 1.844 pulau itu adalah destinasi spesial, bukan mass tourism seperti di tempat wisata lain. Di Indonesia, Raja Ampat menjadi tempat kedua yang menerapkan cara serupa selain Bunaken di Sulawesi. "Bedanya kalau tempat dengan special destination itu ekslusif. Orang dengan jumlah sedikit datang ke sini, untuk waktu yang lama berpekan-pekan. Kalau mass tourism, orang yang datang banyak, berduyun-duyun, tapi cuma untuk sehari dua hari," papar Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat Yusdi Lamatenggo dalam perbincangan di Kepulauan Wayag, Raja Ampat, Sabtu (2/6/2012).Dari pin seharga Rp 250 ribu itu, 30 persen masuk kas pemerintah daerah. Sedangkan 70 persen sisanya dialokasikan untuk pengembangan dan pengelolaan kawasan Raja Ampat. Yusdi mengatakan dengan membeli pin tersebut maka pengunjung akan memiki kontribusi dalam pengelolaan kawasan yang terletak di ujung kepala burung Pulau Papua itu."Pin ini biasa ditempel di tas. Turis biasanya suka menempel dan membawanya ke mana-mana. Bukti telah datang dan membantu pengelolaan Raja Ampat," ujar Yusdi.Β Akan tetapi, promosi gratis setahun ini hanya untuk urusan tiket masuk. Biaya-biaya lainnya seperti akomodasi dan transportasi menuju lokasi, tetap harus disiapkan.Fajar Pratama - detikNews












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru