Mari Elka: Sawahlunto, Kota yang Indah
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mari Elka: Sawahlunto, Kota yang Indah

Afif Farhan - detikTravel
Senin, 04 Jun 2012 18:27 WIB
loading...
Afif Farhan
Mari Elka dan Sapta Nirwandar dalam press con (Afif/detikTravel)
Sawahlunto dalam bukit tinggi seperti Holywood (Afif/detikTravel)
Gereja tua di Sawahlunto,salah satu peninggalan Belanda (Afif/detikTravel)
Bentuk bangunan ala gaya Belanda (Afif/detikTravel)
Monumen pekerja tambang di tengah kota (Afif/detikTravel)
Mari Elka: Sawahlunto, Kota yang Indah
Mari Elka: Sawahlunto, Kota yang Indah
Mari Elka: Sawahlunto, Kota yang Indah
Mari Elka: Sawahlunto, Kota yang Indah
Mari Elka: Sawahlunto, Kota yang Indah
Jakarta - Sawahlunto adalah tempat start balap sepeda Tour de Singakarak 2012. Kota di Sumatera Barat ini punya beberapa objek wisata yang menawan. Menteri Parekraf Mari Elka Pangestu menyebut Sawahlunto sebagai kota yang indah.Hari ini, Senin (4/6/2012), para peserta memulai perlombaan Tour de Singkarak 2012 dengan titik start Kota Sawahlunto. Sesuatu yang unik dibanding tahun-tahun sebelumnya, ketika Kota Padang yang jadi titik awal lomba digelar. Ternyata, Sawahlunto menyimpan destinasi dan objek wisata yang menarik."Sawahlunto memang kota yang indah dan bersejarah, yaitu sejarah sebagai pusat tambang," kata Mari dalam konferensi pers di Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto, Sawahlunto, Sumbar, Senin (4/6/2012).Sawahlunto memiliki hamparan pegunungan yang hijau. Hal ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin melepas kepenatan. Berjalan di Sawahlunto, ada hutan hijau dan tebing-tebing tinggi sepanjang mata memandang.Selain itu, Sawahlunto juga dikenal sebagai pusat tambang di Sumatera Barat. Di sini pun terdapat Lubang Tambang Mbah Suro. Lubang ini merupakan tempat penggalian batu bara. Kini lubang tersebut telah dikelola menjadi tempat wisata. Para turis bisa merasakan sensasi menelusuri lubang sepanjang ratusan meter di dalam tanah."Ada banyak peninggalan Belanda yang ada di sini sebagai benda cagar budaya," kata Mari menambahkan.Ada banyak peninggalan kolonial Belanda di Sawahlunto, seperti Gudang Ransum, Museum Kereta Api, hingga bangunan-bangunan tua. Pemandangan jendela-jendela besar, pintu besar, dan taman-taman kecil, memberi atmosfer ala kolonial yang khas.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads