Monumen Buruh Terkeren Ada di Negara Paling Kapitalis!
Faela Shafa - detikTravel
Selasa, 01 Mei 2012 13:52 WIB
Jakarta - Lupakan Rusia, Korea Utara atau China. Amerika Serikat, sebagai negara paling kapitalis, justru punya monumen buruh paling keren di dunia yang jadi destinasi menarik bagi wisatawan.Michigan Labor Legacy Monument berdiri tegak di alun-alun Hart Plaza, Detroit. Alun-alun ini punya sejarah penting dalam pergerakan kaum pekerja. Tokoh peraih nobel perdamaian, Dr Martin Luther King pernah memberi pidato di sini. Pidato "I Have a Dream" yang terkenal dibacakan di sini dan berhasil menggugah banyak jiwa pendengarnya.Kini, di alun-alun ini didirikan monumen yang terdiri dari beberapa bangunan sarat makna. Ada tiang lengkung hampir menyatu, pahatan batu dan plakat di lantai monumen. Alun-alun Hart Plaza di Kota Detroit, Michigan, AS menjadi bentuk nyata pergelutan kehidupan para buruh. Sebuah kalimat optimis dari Dr King ikut diabadikan di dalam monumen ini. "The arc of history bends toward justice" yang artinya hasil sejarah bergantung dari keadilan.Lingkaran dari baja yang hampir sempurna setinggi 19 meter dan seberat 30 ton berdiri gagah menarik perhatian para wisatawan. Tidak hanya karena bentuknya yang bisa dibilang gigantis, ketidaksempurnaan dari lingkaran itu kerap membuat pengunjung bertanya-tanya. Banyak pengunjung mengasumsikan sela kecil di ujung lingkaran tersebut sebagai tidak selesainya misi pergerakan buruh di AS. Datanglah pada malam hari, ada sebuah cahaya yang menyinari sela tersebut. Cahaya itu menerangi bagian sela dan terlihat seperti menyambungkan kedua sisi. Sang seniman, David Barr, menganggap cahaya tersebut sebagai energi dari para buruh. Di sekeliling monumen baja, tersebar 6 batu granit dengan relief. Masing-masing batu memiliki tinggi 1,8 meter. Batu granit besar dengan bentuk yang cukup absurd ini ditempeli lempeng besi dengan relief. Relief di lempeng besi ini memiliki gambar dengan tema pengorbanan dan prestasi yang telah dicapai para buruh. Tak jarang, wisatawan berlama-lama mengamati relief di batu-batu ini.Monumen yang dibangun pada 30 Agustus 2003 ini juga memiliki puluhan plakat yang diletakkan di lantai monumen. Plakat-plakat ini berisi hasil pencapaian perjuangan dan harapan para buruh selama ini. Tulisan seperti Human Rights (hak asasi manusia), Health and Safety Protection (asuransi kesehatan dan keamanan) dan Ending Child Labor (hentikan eksploitasi anak) tersebar di lantai monumen. Anda pun bisa menapaki jejak kehidupan dan semangat para buruh di monumen ini saat melancong ke Michigan, AS. Rasakan kuatnya perjuangan mereka, hargai kaum pekerja dan hiduplah dengan penuh rasa syukur.
(dtvl/dtvl)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica