Ketika Surya Tenggelam di Kandalama, Sri Lanka

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Sri Lanka

Ketika Surya Tenggelam di Kandalama, Sri Lanka

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Minggu, 01 Apr 2012 13:07 WIB
loading...
Fitraya Ramadhanny
Senja di Kandalama (Foto: Fitraya/detikTravel)
Perahu di tepi Danau Kandalama (Foto: Fitraya/detikTravel)
Elang di Kandalama (Foto: Fitraya/detikTravel)
Bangau besar di Kandalama (Foto: Fitraya/detikTravel)
Foto Pre Wedding, bukti romantisnya Kandama (Foto: Fitraya/detikTravel)
Ketika Surya Tenggelam di Kandalama, Sri Lanka
Ketika Surya Tenggelam di Kandalama, Sri Lanka
Ketika Surya Tenggelam di Kandalama, Sri Lanka
Ketika Surya Tenggelam di Kandalama, Sri Lanka
Ketika Surya Tenggelam di Kandalama, Sri Lanka
Jakarta - Sri Lanka bagian tengah adalah pusat dari warisan sejarah, namun juga diberkahi keindahan alam. Menunggu surya kembali ke peraduan di Waduk Kandalama, adalah sebuah pengalaman luar biasa.Waduk Kandalama terletak di luar kota Dambulla, Sri Lanka. detikTravel mampir di waduk ini pada Sabtu (31/3/2012) petang dalam perjalanan menuju situs Sigiriya.Waduk besar ini bisa dinikmati dari berbagai sisinya. Namun jika wisatawan menginap di Resort Amaya Lake di tepi waduk Kandalama, inilah dia spot terbaik untuk menikmati waduk irigasi ini.Wisatawan seolah luruh menyatu dengan alam. Dengan tempat sesepi ini, teman kita adalah suara gagak, langkah anggun bangau putih dan kepakan gagah sayap elang.Beberapa perahu ditambatkan di tepi waduk dan dibiarkan tak bertuan. Sementara di sekeliling danau adalah jejeran bukit dan batu tebing dengan ukuran luar biasa yang menantang para pemanjat tebing.Satu-satunya aktivitas manusia sore itu hanyalah sebuah acara foto pre wedding dari pasangan Sri Lanka yang tampak dimabuk cinta. Mereka menjadi bukti Waduk Kandalama memiliki sisi yang romantis.Semakin senja, mentari pun melepas semburat cahaya dan menerobos paksa sang awan. Garis cahaya bertebaran membelah langit biru dan menambah rona cahaya di permukaan danau.Turut menambah keanggunan ini adalah beberapa elang yang terbang perkasa di bawah naungan awan. Sang surya lantas menghilang di balik perbukitan, lantas mengucap selamat malam kepada pepohonan, bukit batu dan riak biru di permukaan Waduk Kandalama.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads