Mau ke Raja Ampat? Jangan Salah Pilih Bulan!
Senin, 02 Apr 2012 16:37 WIB
Afif Farhan
Jakarta - Jika Anda berencana liburan ke Raja Ampat, cobalah pikirkan waktu yang tepat untuk mengunjunginya. Di beberapa waktu, Raja Ampat akan mengeluarkan wajah terbaiknya. Tapi di beberapa bulan, cuacanya bisa jadi kurang bersahabat.Raja Ampat merupakan 'surga' bagi para penyelam dan penikmat wisata bahari. Lautnya yang biru dan pasirnya yang putih akan menggoda Anda. Raja Ampat juga memiliki 540 jenis karang, 1.511 spesies ikan, serta 700 jenis moluska, seolah Anda sedan menyelam di akuarium raksasa! Dengan 45 titik menyelam, dijamin Anda tidak ingin beranjak dari sana.Tidak hanya keindahannya saja, masyarakat Papua yang tinggal di sekitar Raja Ampat juga terkenal ramah. Anda pun bisa sekaligus mempelajari kebudayaan tentang masyarakat Papua di sana. Akan tetapi, ternyata ada waktu-waktu tertentu yang kurang tepat untuk berkunjung ke Raja Ampat. Waktu-waktu tersebut adalah dari bulan Juli hingga September. Hal ini pun diungkapkan Jarrich, staf Dinas Pariwisata Raja Ampat, saat diwawancara detikTravel di JCC Senayan, Jumat (30/3/2012) kemarin."Saat bulan tersebut (Juli-September), angin selatan lagi kencang, jadi jarak pandang untuk menyelam kurang bagus," kata Jarrich.Memang, saat itu angin kencang dari selatan sedang besar-besarnya. Hal ini mengakibatkan gelombang yang tinggi dan arus laut yang kurang bersahabat. Bagi Anda para diver sebaiknya urungkan dulu niat Anda, karena berbahaya."Memang kalo diving saat itu kurang bagus, tetapi masih banyak keindahan lainnya yang bisa dinikmati seperti pantai," ungkap Jarrich.Walaupun saat bulan tersebut cuaca kurang bersahabat dan Anda kurang puas menyelami keindahan Raja Ampat, tetapi saat bulan berikutnya adalah waktu yang tepat untuk berkunjung ke sana. Di bulan-bulan berikutnya Anda dapat menikmati kecantikan Raja Ampat secara maksimal."Setelah bulan-bulan itu, cuacanya sangat bagus dan sempurna untuk diving," kata Jarrich menjelaskan.












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah