Ryanair Iming-imingi Pramugari Jadi Model Kalender Seksi
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ryanair Iming-imingi Pramugari Jadi Model Kalender Seksi

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Kamis, 05 Apr 2012 19:00 WIB
loading...
Fitraya Ramadhanny
Pramugari Ryanair dan kalender seksi mereka (thesun.co.uk)
Pesawat Ryanair (ilovestudyabroad.com)
Ryanair Iming-imingi Pramugari Jadi Model Kalender Seksi
Ryanair Iming-imingi Pramugari Jadi Model Kalender Seksi
Jakarta - Demi menjaga berat pesawat dan menghemat bahan bakar, maskapai murah Ryanair meminta pramugarinya tidak boleh gemuk. Pramugari yang sukses langsing, diiming-imingi jadi model kalender seksi tahunan Ryanair. Wow!"Kami mendorong staf untuk menjaga berat badan, dengan motivasi untuk tampil dalam kalendar tahunan Ryanair," demikian pernyataan jubir Ryanair Stephen McNamara yang dilansir smh.com.au, Rabu (4/4/2012).Ryanair memang setiap tahun rajin merilis kalender dengan model-model seksi berbikini atau lingerie. Yang menjadi model tentu saja para pramugari mereka sendiri.Namun rupanya, kalender seksi untuk memotivasi pramugari agar tetap langsing, baru satu hal saja dari langkah nyentrik maskapai Inggris ini untuk mengurangi berat pesawat. Masih banyak cara lain yang dilakukan mereka agar pesawat Ryanair terbang lebih ringan dan lebih hemat bahan bakar.Ryanair mengurangi ukuran in-flight magazine mereka dari ukuran kertas A5 menjadi A4 dan menghemat biaya 400.000 Poundsterling (Rp 5,8 miliar). Penumpang yang meminta es batu bahkan diberikan sedikit saja. "Tadi kita terpikir membuang sandaran lengan pada kursi penumpang. Tapi tidak jadi," tambah McNamara.Ryanair juga mendukung penerapan Fat Tax, dimana penumpang gendut membayar lebih mahal. "Kami potong biaya ketika memungkinkan dan signifikan untuk mengurangi berat pesawat," kata McNamara.Hanya satu yang tidak dilakukan Ryanair. Mereka tidak ingin menerapkan biaya bahan bakar sebagai komponen harga tiket pesawat, tidak seperti British Airways dan Virgin Atlantic."Bahan bakar adalah bagian integral dari harga tiket. Kami lebih baik mengurangi biaya dan meminta biaya dari penumpang dalam bidang lain," tegas Mc Namara. Ada-ada saja!
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads