Pusat Informasi RI Dibuka Untuk Calon Wisatawan di Korsel

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pusat Informasi RI Dibuka Untuk Calon Wisatawan di Korsel

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Jumat, 13 Apr 2012 18:34 WIB
loading...
Putri Rizqi Hernasari
Sapta Nirwandar menandatangi prasasti (dok. Kemenparekraf)
Kepala Pusat BIC Kim Soo-il (dok. Kemenparekraf)
Pemotongan tumpeng (dok. Kemenparekraf)
Tari-tarian di peresemian (dok. Kemenparekraf)
(dok.Kemenparekraf)
Pusat Informasi RI Dibuka Untuk Calon Wisatawan di Korsel
Pusat Informasi RI Dibuka Untuk Calon Wisatawan di Korsel
Pusat Informasi RI Dibuka Untuk Calon Wisatawan di Korsel
Pusat Informasi RI Dibuka Untuk Calon Wisatawan di Korsel
Pusat Informasi RI Dibuka Untuk Calon Wisatawan di Korsel
Jakarta - Untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia, Busan Indonesia Center (BIC) resmi dibuka di Busan, Korea Selatan. BIC adalah pusat informasi mengenai Indonesia yang ada di Korsel.Busan Indonesia Center (BIC) resmi dibuka oleh Wakil Menteri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Kemenparekraf), Sapta Nirwandar, Jumat (13/4/2012). Didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Nicholas T Dammen dan Kepala Pusat BIC Kim Soo-il, Sapta menandatangi prasasti peresmian gedung BIC di Busan, Korsel.Kemenparekraf dalam rilis kepada detikTravel, Jumat (13/4/2012), menyebutkan Korsel menganggap Indonesia sebagai destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Terbukti dari peningkatan jumlah wisatawan Korsel yang berkunjung ke Indonesia, yaitu sebanyak 281.785 wisatawan di tahun 2010 dan naik 7,24% menjadi 302.184 pada tahun 2011.BIC adalah pusat informasi mengenai Indonesia bagi masyarakat Korsel, khususnya yang tinggal di Busan, maupun warga Indonesia yang tinggal di Korsel. Dengan didirikannya BIC, diharapkan target kunjungan wisatawan tahun 2012 sebanyak 8 juta bisa tercapai.Nantinya, wisatawan yang datang ke BIC bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai Indonesia, mulai dari pariwisata, budaya, ekonomi dan politik.Sebagai promosi awal, kesenian dan kuliner khas Indonesia ditampilkan pada peresmian gedung BIC ini. Nasi goreng, mie goreng, bakwan dan rendang disajikan untuk tamu yang datang. Tak ketinggalan berbagai atraksi kebudayaan dan tarian tradisional Indonesia ditampilkan untuk menghibur tamu.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads