Larut dalam Kerlip Romantisme Seni Kota Santa Fe
Faela Shafa - detikTravel
Rabu, 25 Apr 2012 16:52 WIB
Jakarta - Pahatan gaya barok dan pos-modern menjadi pemandangan khas saat siang hari di pusat kota. Sedangkan saat malam, Santa Fe berubah anggun, ribuan kunang-kunang seakan menghias kota ini.Masuknya Santa Fe ke dalam buku 101 Romantic Gateaway semakin mengukuhkan keindahan kota ini. Berada di negara bagian New Mexico, Santa Fe menjadi kota terbesar keempat. Sebagai kota kedua tertua di AS, tidak aneh jika Santa Fe menjadi rumah bagi para seniman Amerika. Alun-alun kota dipenuhi dengan berbagai macam patung yang tersebar indah. Dari mulai pahatan gaya barok, renaissance, hingga pos-modern menghias pusat kota ini. Kota seluas 96,9 km persegi ini memiliki pasar seni ketiga terbesar di AS. Galeri dan pameran memenuhi pasar ini.Bagi para pecinta seni, museum-museum di Santa Fe akan memuaskan hasrat mereka. Ada lebih dari 5 museum seni yang tersebar di kota ini. Museum of Fine Arts, Museum of International Folk Art, Museum of Indian Arts dan Museum of Spanish Colonial Arts adalah beberapa museum yang bisa Anda datangi. Setelah puas terhipnotis dengan seni, kini siapkan diri untuk kembali terbuai dengan alam. Pindahnya para seniman ke kota ini bukannya tidak beralasan. Alam indah Santa Fe-lah yang menarik mereka untuk bermukim. Flora dan fauna yang cantik pun semakin membuat kota ini terlihat memesona.Saat malam, lampu dan cahaya bulan akan mendramatisir kota ini. Kerlip lampu di sepanjang jalan akan memanjakan mata Anda. Belum lagi pepohonan yang dililit lampu, membuat Anda berjalan di hutan penuh kunang-kunang. Bangunan seperti restoran dan toko pun tidak kalah unik saat malam. Sebuah restoran dari tanah lumpur berhiaskan lampion kertas di sekeliling bangunan dan menghasilkan pemandangan yang sangat cantik. Saat paling tepat melancong ke kota cantik ini adalah pertengahan September. Pada bulan itu, pegunungan Aspen yang berselimut pepohonan mulai terlihat menguning karena pohon mulai meranggas. Ditambah dengan udara yang segar dan langit berwarna biru cerah sepanjang hari. Sempurna!
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun