Pantai Depok, Tempat Asyik Makan Seafood Saat Akhir Pekan
Jumat, 27 Apr 2012 09:25 WIB
desipuspasari
Jakarta - Perbedaan itu bisa menjadi nilai lebih. Seperti Pantai Depok, walaupun hadir dengan pasirnya yang hitam tempat ini tetap punya yang menarik. Lokasinya yang belum banyak didatangi orang, serta seafood yang masih segar, bisa jadi teman saat akhir pekan di Yogya.Parang Tritis, Baron, dan Sundak memang sudah tidak asing lagi di kalangan wisatawan. Tapi, bagaimana dengan tetangga sebelahnya, yakni Pantai Depok?Pantai Depok memang belum setenar pantai lainya yang ada di Yogyakarta. Namun, lokasinya yang masih bersih dan adanya tempat pelelangan ikan yang kini dijadikan sebagai lokasi pas untuk makan seafood, menjadikan pantai yang berada di Kabupaten Bantul mulai dikunjungi orang.Selain menikmati sepoi-sepoi angin pantai, wisatawan bisa mencicipi hasil tangkapan nelayan dalam sajian yang menggugah selera. Jejeran warung-warung yang menjual hasil laut ini dapat dengan mudah Anda temui di sepanjang pantai.Menikmati seafood dari ikan-ikan segar ditemani dengan deburan ombak yang merdu. Ehm, sudah pasti nikmat dan mantap rasanya. Apalagi barisan tebing yang menjadi latar belakang panorama alamnya, menambah kesempurnaan keindahan Pantai Depok.Berjalan menyusuri pantai beralaskan pasirnya yang hitam menjadikan pantai Depok terlihat berbeda. Selain itu, perahu-perahu nelayan yang bersender di pinggir pantai serta tawa ceria anak-anak yang sedang bermain pasir dan layang-layang menjadi pemandangan lain. Kalau mau lebih seru Anda juga bisa ikut serta bermain seperti anak-anak tersebut atau mencoba permainan ATV yang banyak tersedia di pantai ini.Menceburkan diri ke dalam gulungan ombaknya yang tak seganas Parangtritis juga bisa jadi hal yang menyenangkan. Merasakan hempasan ombaknya yang nyaman menjadi penutup segala sensasi yang ditawarkan dalam eksotika Pantai Depok.












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama