Candi Hindu Terbesar se-ASEAN di Gerbang Yogyakarta
Faela Shafa - detikTravel
Kamis, 08 Mar 2012 15:49 WIB
Jakarta - Yang tidak kalah megah dari Candi Borobudur adalah Candi Prambanan. Inilah Candi Hindu terbesar di Asia Tenggara. Datanglah dan resapi lebih dalam sejarah serta mitos dari situs budaya ini.Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 sebagai persembahan untuk Dewa Shiwa, Brahma dan Wisnu. Candi ini memiliki jumlah awal yaitu 240 candi. Candi tertinggi di sini adalah 47 meter dengan luas 34 meter dan merupakan persembahan untuk Dewa Shiwa. Setelah berakhirnya masa Majapahit, candi ini mulai terbengkalai. Prambanan pun makin terlupakan setelah adanya gempa bumi besar pada tahun 1500-an. Reruntuhan Prambanan ini menjadi cerita rakyat sekitar yang terkenal dengan kisah Roro Jonggrang.Roro Jonggrang adalah seorang putri cantik yang ingin dinikahi oleh Bondowoso, seorang pemuda sakti. Ternyata hati Putri Roro Jonggrang tidak berdebar untuk Bondowoso, maka ia pun menolak permintaan Bondowoso dengan cara yang halus.Roro meminta Bondowoso membangun 1.000 candi dalam satu malam. Jika Bondowoso tidak bisa memenuhi syarat tersebut, maka pernikahan mereka pun tidak bisa berlangsung. Bondowoso yang merasa dirinya sangat sakti, langsung menyetujui syarat itu. Khawatir akan kemampuan Bondowoso, Roro pun mencari akal.Ia menumbuk padi di dekat kandang ayam untuk membuat ayam berkokok. Muslihat itu pun berhasil, para ayam berkokok yang menandakan pagi sudah datang. Sementara candi yang dibuat baru mencapai 999. Bondowoso marah dan mengutuk Roro Jonggrang menjadi candi ke-1.000. Pada tahun 1733, candi ini kembali ditemukan oleh seorang warga negara Belanda yang bernama CA Lons. Mulai saat itu, pihak internasional mulai memperhatikan situs terabaikan dan mengurusnya dengan baik. Setelah mengalami beberapa kali pemugaran, kini Candi Prambanan menjadi salah satu objek wisata cantik yang wajib dikunjungi saat di Yogya.Anda bisa menapaki situs warisan sejarah ini dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000. Sepanjang tahun, Prambanan tidak pernah kosong dari pengunjung dari berbagai tempat. Komplek candi ini sangat terawat dan asri. Banyak pepohonan rindang dan rumput hijau yang siap menyegarkan mata. Anda pun bisa belanja oleh-oleh khas Yogya di pusat kerajinan tangan yang ada di pintu keluar komplek candi.
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah