Nongkrong & Internetan Gratis di Taman Bungkul, Surabaya
Selasa, 13 Mar 2012 10:03 WIB
Putri Rizqi Hernasari
Jakarta - Ini dia tempat nongkrong asyik para muda-mudi di Surabaya, Taman Bungkul. Berlokasi di Jl Raya Darmo, Surabaya, taman ini menyediakan fasilitas seru seperti jogging track, taman bermain anak-anak, dan arena skateboard.Di atas tanah seluas 900 meter persegi, Taman Bungkul telah menjadi tempat wisata asyik untuk anak-anak muda Surabaya. Banyaknya fasilitas yang diberikan, sukses menjadikan taman ini sebagai salah satu lokasi favorit untuk berkumpul.Dari situs dkp-surabaya.org, Selasa (13/3/2012), selain tempat bermain, Taman Bungkul juga memiliki amfiteater dengan diameter 33 meter dan jalur bagi penyandang cacat agar mereka pun bisa ikut berekreasi. Yang lebih menarik minat orang-orang untuk datang ke taman ini adalah akses internet. Ya, benar sekali, Taman Bungkul telah dilengkapi dengan akses internet nirkabel. Nongkrong pun semakin seru dengan adanya internet.Taman Bungkul selalu ramai dikunjungi, mulai pagi hingga malam. Mulai dari orang tua hingga anak muda turut meramaikan tempat ini. Saat malam tiba, Taman Bungkul ramai dan dipenuhi oleh para penjual yang menjajakan barang. Ada yang menjual makanan, minuman, atau aksesoris.Ada satu jajanan yang cukup menarik dan khas, yaitu pentol colek. Pentol colek adalah sebutan untuk bakso yang tidak dihidangkan dengan kuah. Bakso ini dihidangkan dengan bumbu kacang. Yummy!Jalan sedikit ke belakang taman, Anda bisa menemukan warung-warung yang menjajakan makanan khas Surabaya. Beberapa di antara menu yang diunggulkan adalah rawon, soto dan bakso.Nama Taman Bungkul sendiri diambil dari nama Mbah Bungkul yang makamnya bisa ditemukan di taman ini. Mbah Bungkul adalah seorang ulama di zaman Majapahit. Nama aslinya adalah Ki Supo, ia juga saudara ipar Raden Rahmat atau Sunan Ampel.Saat ini, Taman Bungkul sudah seperti jantung Kota Surabaya. Banyak kegiatan berpusat di sini, seperti konser musik dan pertunjukkan seni lainnya.












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran