Museum Anak Kolong Tangga, Mesin Waktu Penuh Nostalgia
Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Kamis, 22 Mar 2012 07:27 WIB
Jakarta - Tak banyak orang yang tahu, sebuah museum unik terletak di kolong tangga Taman Budaya Yogyakarta. Inilah Museum Anak Kolong Tangga, yang menjadi mesin waktu Anda kembali ke masa kanak-kanak.Mungkin Anda akan lewat begitu saja ketika melintasi Taman Budaya Yogyakarta. Jika tak ada pertunjukan, gedung yang terletak di Jl Sri Wedani no 1 ini tampak sepi saja. Tapi cobalah jalan mendekat, dan fokuskan pandangan ke ruangan di bawah tangganya. Jika melihat dinding penuh warna, juga sosok enggrang dan congklak, jangan kedipkan mata. Anda tidak salah lihat.Ini adalah Museum Anak Kolong Tangga. Nama yang unik, tapi apa adanya. Museum anak yang ada di kolong tangga.Jika Anda orang dewasa, hanya butuh Rp 2.500 untuk bisa memasukinya. Jika kebetulan sedang liburan bersama anak tercinta, tidak dipungut biaya apa pun kecuali umurnya di atas 15. Tidak mahal sama sekali bila dibandingkan dengan ajang lepas rindu terhadap berbagai permainan anak tradisional.Ada lebih dari 400 koleksi mainan tradisional dari berbagai daerah dan negara. Beberapa di antaranya diletakkan di luar ruangan, beberapa lagi disimpan baik-baik dalam etalase kaca. Dilansir dari situs museumindonesia.com, adalah seorang seniman berkebangsaan Belgia, Rudi Corens, yang awalnya jatuh cinta pada mainan anak tradisional. Ia lalu menyimpan koleksi mainannya di dalam rumah, hingga akhirnya menghibahkan hampir seluruh koleksinya pada museum ini. Lalu dibukalah Museum Anak Kolong Tangga, tepat pada 2 Februari 2008.Pertama-tama, ajaklah si buah hati untuk mencoba beragam permainan yang terletak di area luar. Ada enggrang, congklak, gasing, sepeda roda tiga (trike), dan puluhan permainan lain. Tak ketinggalan, Anda pun masih bisa ikut merasakan keseruan ini. Tak jarang pengunjung yang datang berlama-lama memainkan sebuah alat, hanya untuk mengingat kembali bagaimana cara kerjanya.Masuk ke ruangan museum, terdapat jajaran etalase kaca berisi mainan anak dari seluruh dunia. Jumlahnya ratusan. Masing-masing diberi label dengan keterangan nama, negara asal, dan sejarah yang melatarbelakangi kehadirannya. Anda akan menemukan banyak fakta yang bersinggungan berdasarkan sejarah masing-masing mainan.Pastinya Anda ingat Pinokio, kan? Dia adalah boneka panggung dari kayu yang ceritanya bisa hidup, dan hidungnya memanjang ketika berbohong. Boneka-boneka marionet seperti inilah yang akan Anda temukan di dalam ruangan yang sama. Terbingkai cantik di etalase kaca, boneka-boneka panggung ini masih tertata apik dan terjaga kebersihannya.Jangan heran bila Anda merasa waktu berjalan sangat lambat. Semua mainan tradisional ini layak dilihat, layak diresapi satu per satu, serta layak diingat untuk cerita anak-cucu. Tak akan terasa bahwa di luar ruangan ini, dunia sudah begitu modern sehingga ribuan mainan tradisional perlahan terganti oleh teknologi. Penting bagi anak Anda untuk mengetahui, dulu mereka tak bisa asal sentuh layar tablet seperti sekarang ini.Jadi, jika Anda berlibur ke Kota Yogya, jangan lupa menyempatkan diri berkunjung ke sini. Museum Anak Kolong Tangga buka pukul 09.00-13.00 WIB pada Selasa-Jumat, dan pukul 09.00-16.00 WIB pada Sabtu dan Minggu. Nikmatilah waktu yang berjalan lamban dengan bernostalgia di museum ini.
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang