Riyanni Djangkaru pun Jatuh Cinta pada Alor
Jumat, 30 Mar 2012 11:00 WIB
Afif Farhan
Jakarta - Mungkin nama Alor masih asing bagi Anda, tapi tidak untuk Riyanni Djangkaru. Keindahan bawah laut Alor telah membuatnya jatuh cinta. Dari airnya yang jernih, terumbu karang yang cantik, hingga ikan-ikan lautnya. Surga penyelam!Pulau Alor terletak di Nusa Tenggara Timur. Perjalanan menuju Alor dapat Anda tempuh melalui Kupang dengan pesawat kecil selama 50 menit. Harga untuk pesawat kecil tersebut berkisar Rp 400.000-500.000. Perjalanan jauh Anda, akan terbayar oleh kecantikan Alor."Di Alor jarak pandangnya 40 meter, jernih banget!," ungkap Riyanni saat ditemui detikTravel di pameran Deep and Extreme Indonesia 2012, JCC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (29/3/2012).Diving di Alor tidak hanya dinikmati oleh wisatawan dalam negeri saja, tetapi juga turis mancanegara. Tak heran ada beberapa agen penyelaman milik turis di Alor. Hal tersebut tentu akan membantu Anda menyelam di sini. "Ikannya di sana juga banyak dan macam-macam lho, hewan lautnya juga banyak," tambah Riyanni.Keanekaragaman jenis ikan juga menambah daya tarik di Alor. Anda dapat menemukan berbagai macam makhluk laut, dari yang paling besar seperti paus, hiu, pari, mola-mola sampai yang kecil seperti mantis, ikan napoleon, dan masih banyak lagi. Ditambah dengan jernih dan terumbu karangnya, dijamin waktu seolah berhenti saat Anda menyelam di sini."Di sana juga ritmenya santai, selain itu masyarakatnya juga peduli sama kelautan," kata Riyanni yang kini menangani Divemag, majalah yang membahas tentang dunia diving.Keindahan alam dan keramahan masyarakatnya seolah menyatu di Alor. Hal ini akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan saat Anda berkunjung ke sini. Bahkan, banyak yang bilang kalau keindahan Alor tidak kalah dengan Raja Ampat."Diving di Alor pasti nagih!" celetuk Riyanni sambil tertawa.












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru