Yuk! Bersepeda di Jalur Lambat Terpanjang se-Indonesia
Kamis, 09 Feb 2012 08:48 WIB
Fitraya Ramadhanny
Jakarta - Kota Solo rupanya diklaim memiliki jalur lambat terpanjang se-Indonesia. 30 Kilometer! Jalur ini paling cocok digunakan untuk rekreasi sepeda."Jalur lambat di Kota Solo ini terpanjang di Indonesia, menyambung dari batas kota di barat hingga batas kota di bagian timur. Keseluruhan panjangnya mencapai 30 kilometer," papar Pakar transportasi Universitas Katholik Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno kepada wartawan di Solo, Rabu (8/2/2012).Dengan infrastruktur yang telah tersedia dan didukung kondisi geografis Solo yang datar, menurut Djoko, sangat mendukung untuk pengembangan sarana transportasi sepeda kayuh. Pengendara sepeda tidak akan terganggu oleh kendaraan bermotor karena memang jalan itu dikhususkan untuk kendaraan tak bermotor."Bersepeda di Solo ini dipastikan lebih aman dibanding di kota lain. Pengendaranya juga tidak akan cepat lelah karena jalannya datar. Namun memang Pemkot harus segera membenahi lagi jalur lambat karena kondisinya saat ini tidak semulus jalur utama," lanjut Djoko.Sementara, menyikapi fakta itu Bank Mandiri Cabang Solo mengaku telah mengajukan permohonan ke kantor pusatnya untuk membantu penyediaan sepeda angin atau sepeda kayuh di tempat-tempat di Kota Solo."Permohonan itu sudah kami kirim ke pusat. Bantuan serupa juga pernah kami berikan untuk Universitas Gadjah Mada (UGM), beberapa waktu yang lalu," ujar Relation Manager Bank Mandiri Solo, Pringgo Suripto.Dia memaparkan sebelumnya melalui program CSR, Bank Mandiri membelanjakan dana sebesar Rp 400 juta untukΒ pengadaan 202 sepeda serta 7 shelter tempat penyimpanan sepeda di UGM. Karena itu Pringgo optimis untuk pengadaan di Solo kantor pusatnya akan menyetujui, bahkan mungkin akan lebih besar lagi.Nah, jadi jika lain kali Anda berlibur ke Solo, jangan lupa agendakan kegiatan bersepeda menyusuri kota.Muchus Budi R - detikNews












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah