Jakarta - Hari Pers Nasional yang jatuh tepat pada hari ini membawa ingatan pada histori dan harapan bagi insan pers negeri ini. Jika Anda sedang berlibur di Kota Solo, ayo kunjungi Museum Pers Nasional yang ada di Jl Gajahmada.Tepat 66 tahun yang lalu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) didirikan di Solo, Jawa Tengah. Semenjak itu, dibangunlah Museum Pers Nasional untuk mengenang perjuangan kaum pers mulai dari masa kolonial.Museum ini terletak di dalam komplek Monumen Pers Nasional. Selain museum, komplek ini juga memiliki perpustakaan, ruang dokumentasi dan konservasi, serta ruang serbaguna. Museum Pers itu sendiri akan menjadi mesin waktu Anda untuk kembali ke zaman kolonial. Museum ini diresmikan langsung oleh Presiden RI masa itu, Soeharto. Meskipun saat itu pembredelan pers sedang marak-maraknya.Di dalam museum, terdapat banyak naskah dan dokumen kuno yang menjadi bukti perjalanan pers mulai dari zaman penjajahan Belanda, Jepang, hingga kemerdekaan. Di sini, Anda bisa melihat perkembangan politik Indonesia yang kental lewat kacamata media massa. Ada juga beberapa majalah kuno seperti Tjahaja India (terbit 1913) dan Sinpo (terbit 1929).Di dalam perpustakaan, terdapat koleksi lebih dari 13.000 buku, naskah, dan dokumen. Perpustakaan ini juga dibuka untuk umum pada hari kerja, Senin hingga Jumat pada jam kerja. Selain berbagai dokumen, ada juga mesin tik kuno dan baju-baju para insan pers yang meninggal di medan perang ketika peliputan.Banyak hal yang akan Anda dapatkan jika berkunjung ke Museum Pers Nasional ini. Apalagi, ada pameran yang diadakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika sejak 6 Februari 2012 lalu. Pameran bertajuk "Pers Perjuangan: Wartawan Sebagai Pilar Keempat dan Upaya Penegakan Demokrasi di Indonesia" ini berlangsung hingga esok hari, 10 Februari 2012.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun