Menemukan Keheningan di Pantai Watu Lawang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menemukan Keheningan di Pantai Watu Lawang

Dhiana Puspitasari - detikTravel
Senin, 13 Feb 2012 11:00 WIB
loading...
Dhiana Puspitasari
Pantai Watu Lawang dari atas
Hanya kesunyian yang tercipta di Watu Lawang
Hamparan pasir putih yang sepi
Mulut Gua yang digunakan untuk upacara nyadranan
Batu karang di Pantai Watu Lawang
Menemukan Keheningan di Pantai Watu Lawang
Menemukan Keheningan di Pantai Watu Lawang
Menemukan Keheningan di Pantai Watu Lawang
Menemukan Keheningan di Pantai Watu Lawang
Menemukan Keheningan di Pantai Watu Lawang
Jakarta - Pantai Indrayati, Gunungkidul kini telah menjelma menjadi pantai yang ramai dengan kunjungan wisatanya. Namun, tak jauh dari pantai tersebut, sekitar 10 menit bila berjalan kaki, terdapat keheningan dan ketenangan yang tercipta dari Pantai Watu Lawang.Hari Minggu aku mengantarkan rombongan yang hendak berwisata di pantai Indrayanti Gunungkidul. Pantai Indrayanti kini menjelma menjadi pantai yang ramai. Ramainya kunjungan wisatawan dan warung-warung tenda serta payung-payung wisata yang berwarna-warni menambah semarak di pantai tersebut.Setelah memberikan sedikit pengarahan kepada rombongan, sejurus kemudian kubawa kaki ini melangkah menuju jalan setapak di ujung Timur Pantai Indrayanti. Dari penjual mi di warung tenda, aku mendapat informasi bahwa ada pantai yang sepi di sebelah Timur Pantai Indrayanti, namanya pantai Watu Lawang.Asal nama Watu Lawang menurut ibu penjual mi karena di pantai tersebut terdapat Gua Batu yang digunakan untuk upacara adat Nyadranan. Ajaibnya, pintu gua itu hanya terbuka dan bisa dimasuki orang banyak pada saat upacara adat itu saja.Menurut ibu penjual mi, jarak Pantai Watu Lawang tidaklah jauh jika menempuh perjalanan dengan berjalan kaki. Benar saja 10 menit, setelah menyusuri jalanan yang berbatu dan mendaki sebuah bukit kecil maka tampaklah di hadapanku hamparan pantai yang berpasir putihnya. Dari atas bukit aku memandang sekelilingnya dan hanya ada suasana sunyi dan sepi, tak ada orang lain selain diriku. "Wow, pantai ini hanya milikku," batinku tersenyum.Kemudian kuayunkan langkah menuruni undakan batu karang putih untuk menyentuh bibir pantai dan melihat dari dekat yang terkenal sebagai "pintu ajaib" gua yang dipakai untuk upacara adat Nyadranan. Kudaki beberapa karang, kulongokkan kepala, dan yang ada hanyalah lorong gelap dari sebuah gua kecil. Menggidik aku melihat pemandangan itu maka sedetik kemudian aku melompat turun dari batu karang dan kembali memanjakan kaki menyusuri pasir putih Pantai Watu Lawang menikmati kesendirian dan kesunyian di pantai "pribadi" yang jauh dari hingar bingar wisatawan lain.Indonesiaku memang selalu memiliki kejutan di setiap keindahan alamnya. Bukalah mata lebar-lebar dan masih banyak sekali keindahan alam lainnya yang belum terkontaminasi oleh tangan manusia.Β 
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads