Seru! Arung Jeram di Derasnya Sungai Serayu
Meritha Vridawati - detikTravel
Selasa, 21 Feb 2012 09:09 WIB
Jakarta - Bagi Anda yang berjiwa petualang dan suka menantang adrenalin, arung jeram di Sungai Serayu, Jawa Tengah layak untuk dicoba. Arusnya yang deras dan banyaknya bebatuan, akan meguji nyali dan daya tahan Anda!Arung Jeram merupakan wisata alam penuh tantangan yang mengasikkan. Saat liburan tahun baru, saya dan sekeluarga memutuskan untuk mengunjungi Kota Banjarnegara dan tujuan utama adalah rafting di Sungai Serayu. Sungai Serayu berada di Wonosobo, lokasinya sekitar 10 km arah Purwokerto. Tidak seperti lokasi arung jeram di tempat lain yang umumnya sulit dijangkau, lokasi arung jeram Sungai Serayu sangat mudah dicapai, karena terletak di pinggir jalan utama Wonosobo-Purwokerto. Sungai Serayu bisa digunakan untuk arung jeram hampir sepanjang tahun, karena debit airnya tidak terlalu terpengaruh oleh curah hujan.Sebelum melakukan olahraga ini, Kami harus menggunakan beberapa perlengkapan seperti life vest, helm, dan dayung. Setelah mengambil dan memakai semua perlengkapan, kami berangkat menuju lokasi start arung jeram. Base camp sendiri menjadi titik finish arung jeram ini. Sesampainya di lokasi start, kami diberitahu mengenai keselamatan dan cara-cara berarung jeram.Perjalanan dimulai dengan mengayuh dayung, kegiatan yang cocok untuk para rafter pemula. Setelah melaju sekitar satu kilometer, tantangan arus Sungai Serayu mulai bisa dirasakan, sebab laju perahu dayung mulai kencang. Selain itu, bebatuan besar membuat jalur perahu semakin menyempit sehingga aliran sungai semakin kencang. Setelah melaju sekitar dua kilometer, tantangan arus jeram semakin bisa dirasakan. Perahu melaju semakin kencang disertai medan berkelok, karena perahu mulai memasuki diantara himpitan batu-batu. Akan tetapi tidak perlu khawatir, sepanjang perjalanan kami didampingi oleh tim SAR. Mereka akan siap siaga menjaga kami, apabila ada yanag terjatuh ke sungai. Satu perahu diisi oleh 8 orang dan ditemani oleh seorang pemandu.Setelah melintas perjalanan sekitar 5 kilometer, arus sungai semakin terasa asyik. Laju perahu terasa bergoyang, karena gelombang sungai semakin deras. Menariknya, pesona alamnya juga eksotis, sebab lokasi ini berada di antara tebing tinggi dengan tatanan batu cadas yang elok. Setelah setengah perjalanan, kami berhenti untuk istirahat sejenak sambil menikmati hangatnya mendoan, dan segarnya kelapa muda di tepian sungai. Tidak lupa kami berfoto-foto juga.Setelah melintasi jarak total sekitar 17 kilometer, perahu mulai menepi dan selesailah perjalanan kami yang menengangkan. Pengarungan dilakukan selama 3 jam dengan satu kali istirahat.Selesai rafting, kami bergegas mandi di base camp tersebut, di sana banyak tersedia kamar mandi. Selesai mandi kami sudah disuguhi makanan prasmanan. Nyammm, tepat sekali menikmati santap siang setelah lelah rafting ditambah suasana dingin hujan, akhirnya seluruh makanan yang disediakan sukses kami santap habis.Biaya untuk arung jeram ini adalah Rp 195.000 per orang ditambah biaya foto sebesar Rp 100.000 per kelompok.
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru