Wow! Liverpool Punya Kampung China Tertua di Eropa
Faela Shafa - detikTravel
Kamis, 12 Jan 2012 12:01 WIB
Jakarta - Melihat kampung China di Asia mungkin sudah biasa, tapi lain cerita jika Anda melihatnya di Eropa. Di Liverpool, Inggris, ada sebuah kampung China tertua di Eropa yang berumur 122 tahun. Kunjungi kampung ini untuk menikmati atmosfer Asia di Benua Eropa.Sejak dulu, China sudah merambah Eropa untuk berdagang teh, sutera dan wool. Di Liverpool, China sudah berlabuh sejak tahun 1850 dan mulai mendirikan daerah untuk tinggal mulai tahun 1890. Dari situ, masyarakat China berkembang dan mendirikan kampung China untuk tempat tinggal mereka. Menurut liverpoolchinatown.co.uk, Kamis (12/1/2012), kampung China di Liverpool berpusat di daerah Duke Street dan Berry Street. Ada banyak komunitas yang tinggal di sana. Seperti kota kecil, kampung ini memiliki gereja, restoran, supermarket, toko buku dan berbagai toko lain yang mendukung berjalannya kampung tersebut.Di pintu masuk, Anda akan menemukan sebuah gerbang khas kampung China yang megah dan indah. Selain untuk menandakan pintu masuk, gerbang besar ini juga menjadi lambang persatuan antara Shanghai dan Liverpool. Gerbang ini dikirim satu-satu dari Shanghai. Setelah lengkap, potongan-potongan ini mulai disatukan sampai membentuk gerbang besar yang megah.Ada 200 naga yang tergambar di gerbang tersebut. Bangunan dari kayu dan kelereng ini memiliki campuran warna emas, merah, hijau dan warna khas China yaitu kuning. Gerbang setinggi 15 meter ini menjadi gerbang terbesar yang berdiri di luar negara China.Anda akan langsung merasakan atmosfer Asia sesaat setelah memasuki gerbang. Papan petunjuk jalan, bentuk rumah, dan restorannya sangat khas China. Tak bisa dipungkiri lagi, Anda akan dibawa seola-olah sedang berjalan-jalan di Shanghai. Berbagai macam restoran, tempat hiburan dan penginapan bisa ditemukan di sini. Dengan dekorasinya yang berbeda-beda, akan mengajak Anda terhanyut dalam suasana Asia yang kental. Salah satu perayaan terbesar di kampung ini adalah Tahun Baru China atau imlek. Seluruh area akan dihias heboh. Ada juga berbagai tarian, musik dan hiburan lain yang diadakan di jalan-jalan. Tidak hanya di jalan, kehebohan juga terjadi di deretan restoran dan rumah-rumah di sana. Bangunan-bangunan tersebut akan dibersihkan dan didekor dengan bunga dan hiasan khas imlek lainnya. Karena besar dan hebohnya, acara ini menarik banyak wisatawan yang sedang berkunjung ke Liverpool. Bagaimana tidak, masyarakat di sana akan berdandan dengan pakaian tradisional China yang lengkap. Ada juga yang memakai kostum singa dan naga. Pertunjukan barongsai yang mengagumkan diimbangi dengan tarian indah dari para penari China. Tertarik mengunjungi?
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru