Mantap! Menyusuri Sungai di Bawah Gua Cerme
Dewi Nirmalasari - detikTravel
Rabu, 25 Jan 2012 16:42 WIB
Jakarta - Β Gua Cerme merupakan gabungan dari beberapa gua yang lebih kecil. Gua ini termasuk dalam salah satu tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi baik untuk pecinta alam atau yang menyukai wisata sejarah.Gua Cerme ini terletak di Dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Bantul atau sekitar 20 km ke arah Selatan Yogyakarta. Untuk mencapai tempat ini wisatawan bisa memulai perjalanan dari Pusat Kota Yogyakarta. Cukup mengikuti petunjuk arah menuju Pantai Parangtritis Anda sudah bisa sampai ke lokasi. Sebelum sampai di lokasi, wisatawan harus melewati tanjakan dengan jalan berbatu dan licin. Wisatawan harus menempuh jalan seperti ini sejauh 20 km.Menurut penduduk sekitar, dulunya, gua ini sering dipakai untuk ceramah sehingga dinamakan Gua Cerme. Selain untuk ceramah, gua ini juga sering digunakan untuk semedi orang-orang yang mempunyai maksud khusus seperti para dalang dan sinden yang ingin karirnya menanjak.Untuk masuk ke dalam Gua Cerme kita cukup merogoh kocek sebesar Rp3.000,00 per orang. Sedangkan, bila ingin menggunakan tour guide kita hanya menambah biaya sebesar Rp30.000,00 perak per 10 orang. Sekadar informasinya, bila Anda ingin ke Gua Cerme penggunaan tour guide sangatlah disarankan agar dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.Keindahan Gua Cerme yang Penuh MisteriPemandangan penuh sesajen sangatlah tidak asing bila berada di dalam Gua Cerme. Bermodalkan dua buah lampu senter, kami nekat memasuki gua ini. Sesampainya di dasargua, kita dihadapkan pada sungai yang pasti dilewati sepanjang perjalanan dengan ketinggian lebih dari pinggang orang dewasa.Setelah ngobrol-ngobrol sama Bapak pemandu, panjang dari gua ini sekitar 1200 meter. Selama perjalanan, kami mendapatkan pemandangan yang sangat indah. Bentuk-bentuk batuannya banyak yang menyerupai payung atau lebih tepatnya seperti jamur. Mungkin butuh berjuta-juta tahun untuk membentuk batu seindah itu.Di sinilah kebersamaan dan kesetiakawanan kami diuji. Karena minimnya pencahayaan, kami berulang kali tersandung dan terbentur dinding gua. Sehingga mengharuskan kami untuk saling berpegangan tangan dan saling menjaga satu sama lain. Sesampainya di tengah-tengah perjalanan, masih banyak dijumpai sesajen-sesajen yang entah siapa yang meletakkannya. Katanya di dalam Gua itu sering ada yang bersemedi, hanya saja karena gelap sehingga kita tak dapat melihatnya.Setelah hampir 2 jam terendam di dalam sungai, sampailah kita pada air terjun kecil yang harus kita lewati. Di atas air terjun itu, kami melihat cahaya dan itu sebagai pertanda akhir perjalanan di Gua Cerme.Seperti orang yang menghirup udara kebebasan, kami langsung teriak-teriak kegirangan. Bayangkan saja, terendam di dalam air tanpa cahaya matahari selam 2 jam, pengalaman yang sangat mendebarkan.Β
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah