Yuk! Kita Jadi Green Traveler
Faela Shafa - detikTravel
Rabu, 30 Nov 2011 18:58 WIB
Jakarta - Berwisata sambil menyelamatkan lingkungan, kenapa tidak? Di tengah aneka masalah ekologi, bantuan sekecil apapun dari para traveler pasti akan sangat berguna. Ayo kita menjadi Green Traveler.Green traveler dapat diartikan sebagai perjalanan bertanggung jawab ke kawasan alam dengan melestarikan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Green traveler merupakan istilah yang sekarang ini marak dalam dunia wisata.Banyak pihak mulai peka tentang daya tarik aktivitas berwisata yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kegiatan semacam itu dibungkus baik dengan kata green traveler, green tourism atau lebih sering lagi disebut ekowisata."Green Traveler itu tentang bagaimana orang bisa liburan dan bersenang-senang, tapi bisa memberi manfaat kepada orang-orang dan tempat tujuan wisata mereka," kata Wiwik Mahdayani, pengarang buku The Green Traveler dalam peluncuran bukunya di di Konokuniya, Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (30/11/2011).Menurut Wiwik, lewat bukunya ini dia ingin mendorong masyarakat untuk mengunjungi tempat di Indonesia dan bukan hanya tempat yang terkenal saja. Bantuan sekecil apapun bisa memberi manfaat bagi masyarakat di sana."Kalau orang travel itu datang, senyum, foto, upload, dikasih caption 'I have been there' dan pulang. Padahal kita bisa mencoba berinteraksi dengan orang-orang lokal di sini," ujarnya.Lantas bagaimana kita bisa menjadi Green Traveler? Wiwik menjelaskan, setiap orang bisa mendatangi tampat yang potensial untuk dibantu dan dikembangkan. Mereka bisa bertanya pada penduduk setempat apa yang bisa dibantu atau potensi wisata apa yang bisa dieksplor dan diinformasikan kepada orang lain."Traveler kadang datang ke satu tempat dan tempat itu bagus. Tapi orang setempat tidak sadar. Traveler bisa menjadi orang yang menyadarkan ke orang setempat itu, kalau tempatnya potensial menjadi obyek wisata dengan begitu traveler bisa membantu memajukan tempat tersebut," jelasnya.Buku 'The Green Traveler: Catatan perjalanan ekowisata keliling Indonesia' diterbitkan oleh Grafindo. Buku berwarna biru langit dan hijau ini bercover gambar Pantai Pink di Pulau Komodo dengan tebal buku 168 halaman. Buku ini dibandrol dengan harga Rp 60 ribu."Buku ini melahirkan hasrat untuk menjelajahi Indonesia," kata presenter Pandji Pragiwaksono dalam testimoni di bukunya.
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah