Jakarta - Alkisah menurut sebagian para ahli sejarah, raja pertama Pontianak Syarif Abdurrahman Alkadrie ketika membuka lahan untuk tempat tinggalnya di Pontianak sempat diganggu hantu-hantu. Kemudian Sultan memerintahkan pasukannya mengusir hantu-hantu itu dengan meriam. Pontianak sebenarnya adalah sebuah kota yang memiliki hantu kuntilanak. Karena pada dasarnya Pontianak berasal dari kata bunting dan anak atau dalam bahasa Malaysia adalah Buntinganak. Ketika di zaman orde baru, perayaan Meriam karbit dilarang dan baru kembali diadakan setelah era orde baru.Ada satu momen menarik selama bulan puasa dan malam lebaran, terutama sepanjang tepi Sungai Kapuas. Pemandangan meriam berderet-deret sepanjang tepian sungai di kedua sisi. Meriam itu tersebut terbuat dari pipa logam di atas gerobak atau kereta yang disebut meriam karbit. Dibuat dari ruas-ruas bambu, batang kelapa dan akhir-akhir ini langsung diambil dari batang pohon, diameternya bisa mencapai 60 cm.Β
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru