Akhirnya, Galian di Jl Legian Rapi Juga
Kamis, 29 Des 2011 14:15 WIB
Fitraya Ramadhanny
Jakarta - Proyek galian di Jl Legian sempat mengganggu para wisatawan yang sedang liburan Natal di Kuta. Untunglah, ketika Bali semakin padat menjelang liburan Tahun Baru, proyek galian ini rampung. Namun kemacetan belum teratasi.Bali selalu menjadi primadona wisatawan menghabiskan akhir tahun. Namun, kemacetan masih menjadi keluhan wisatawan di tengah euforia menikmati alam dan budaya Pulau Dewata yang eksotik. Kawasan wisata di Jl Legian sempat menjadi sempit akibat dipenuhi dengan galian yang menganga dari proyek saluran pengolahan limbah Denpasar Sewerage Development Project (DSDP). Namun kini proyek itu telah rampung.Pantauan detiktravel, Kamis (29/12/2011) aspal yang dulu bergelombang dan dipenuhi penghalang proyek telah bersih. Kini, Jalan Legian yang terkenal dengan Monumen Bom Bali, telah rapi dengan konsep pedestrian.Sepanjang Jalan Legian yang dulu becek telah ditutup dengan paving blok hingga menampilkan kesan rapi. Trotoar di kanan kiri jalan hampir juga rampung. Trotoar dengan tehel putih dibuat lebih lebar memberikan rasa nyaman pejalan kaki bagi wisatawan saat menyusuri sepanjang jalan ini. Namun, menjelang perayaan Tahun Baru, proyek itu belum rampung 100 persen. Pekerja masih berjibaku menyelesaikan proyek yang tersisa hanya beberapa meter di bagian selatan Jalan Legian. Arus lalu lintas masih semrawut. Kendaraan besar seperti truk yang mengangkut alat berat masih melintas di jalan, yang sebenarnya layak untuk pejalan kaki.Kemacetan belum juga terurai dengan baik. Iringan kendaraan masih mengular sepanjang Jl Legian. Hilir mudik kendaraan dari gang-gang kecil, seperti Gang Poppies Lane yang melintas ke Jl Legian membuat kemacetan tak terhindarkan. Namun, kondisi Jl Legian itu tak menyurutkan kegembiraan wisatawan yang menikmati Bali. Memang, Kuta kini dipenuhi oleh kendaraan dari luar Bali, seperti Surabaya, Malang, Yogyakarta, hingga Jakarta. "Liburan di Bali tetap asyik meskipun masih macet di Kuta. Bali menyediakan wisata yang lengkap, dari pantai, gunung, danau, aneka atraksi budaya, hiburan, dan oleh-oleh," kata Astrid, wisatawan asal Surabaya yang berlibur bersama para sahabatnya.Gede Suardana - Detiktravel











































Komentar Terbanyak
Jembatan Cirahong Bersolek, Cagar Budaya Peninggalan 1893 Kembali Dipercantik
Wisatawan Jepang Jadi Wisatawan Paling Sopan di Dunia, AS Paling Royal
2 Tempat di RI Masuk Daftar Destinasi Wisata Satwa Liar Terbaik di Dunia