Jakarta - Pada bulan Juni 2011 saya dan keluarga beserta keponakan pertama pergi ke Bali. Kami berlibur di sana sekitar 3 hari. Hari pertama di Bali kami langsung meluncur ke Tanjung Benoa. Sebelumnya, saya memang sudah pernah ke sana saat study tour di sekolah, tahun kemarin.Ke tempatnya memang sudah pernah, tetapi mencoba permainan airnya yang menantang belum pernah. Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba parasailing. Saat menggunakan perlengkapan, rasanya sangat deg-degan sambil terus mendengarkan instruksi dari Beli yang menjadi guide saya.Setelah mendengarkan instruksinya dan diberi pengertian, parasut yang saya gunakan ditarik oleh speedboat. saya pun berlari cepat seiring tarikan dari speedboat. Kemudaian, saya pun berhasil terbang. Keindahan Bali yang saya liat dari atas sini sangat indah. Belum lagi angin pantai yang sepoi-sepoi membuat parasut yang saya gunakan bergoyang ke sana dan ke mari. Saat turun, saya disuruh menarik tali yang berada di sebelah kanan. Saat itu saya merasa tegang dan takut untuk melakukan pendaratan. Karena saya tajut kalau saat mendarat tidak di pasir tapi di genteng. Dan, intinya pengalaman ini sangat seru dan bagi yang belum pernah bernmain parasailing harus mencobanya, dijamin nggak rugi.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Wisata Korea Tak Lagi Terpusat di Seoul, Kini Wilayah Lain Mulai Dilirik Turis