Serunya Mengelilingi Sejarah Menggunakan Komuter
Senin, 21 Nov 2011 03:11 WIB
Intan Sukma Berembun
Jakarta - Rasanya sudah hampir 4 tahun Art n Cultural Sixteen telah berdiri,masih tersimpan memori-memori indah bagaimana kita berusaha memperkenalkan kepada anak-anak muda, bahwa jalan-jalan ke tempat sejarah menggunakan kendaraan umum memang menyenangkan.Jalan-jalan kali ini, yaitu ke museum Mpu Tantular, memang dengan menggunakan mobil atau sepeda motor akan cepat sampainya. Tapi, kali ini kita menggunakan kereta komuter yang hanya Rp2.000,00 saja. Akhirnya kita berkumpul di Stasiun Wonokromo dan turun di Stasiun Buduran. Jalan kaki sebentar melewati bawah layang Buduran kita akan sampai di museum Mpu Tantular. Tiket msuk kala itu hanya sekitar Rp3.000,00 saja. Dan, kami sangat menikmati sesi foto dan menikmati karya-karya yang dipajang. Walaupun, saat itu barang yang dipajang tidak sebanyak sekarang tetapi itu sangat bermanfaat bagi kita. Ruang atas museum dibuat pusat pendidikan langsung, berupa benda-benda praktek langsung.Setelah puas berkeling akhirnya kita kembali ke kereta komuter lagi dan akan meneruskan perjalanan ke Tugu Pahlawan. Akhirnya dari Stasiun Buduran kita berhenti di Stasiun semut dan lagi-lagi kita harus berjalan agar sampai ke Tugu Pahlawan. Tak lupa kita mampir ke museum bawah tanahnya Tugu pahlawan.Setelah puas berkeliling akhirnya perpisahan kita dilakukan di tempat mi ayam langganan kita di daerah Wonokromo. Jadi, dari Tugu Pahlawan kita naik bemo ke jurusan Wonokromo.Dan, tur saat itu sangat menyegarkan pikiran kita selama seminggu full dengan tugas-tugas yang seambrek.












































Komentar Terbanyak
Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
AS Siapkan Paspor Edisi Khusus, Tampilkan Wajah Donald Trump