Memanjakan Diri dengan Keindahan Pantai Bangka
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Memanjakan Diri dengan Keindahan Pantai Bangka

hamdi zulkarnain - detikTravel
Senin, 21 Nov 2011 11:03 WIB
Jakarta - Waktu itu saya bersama teman-teman dari Palembang, Sumatera Selatan berangkat mengunakan kapal cepat ke Bangka. Selama perjalanan kami melewati Sungai Musi dan Selat Bangka. Kami pun tiba di Pelabuhan Tanjung Kalian tepatnya di Bangka Selatan, yaitu Muntok. Kedatangan kami disambut dengan udara pantai dan cuaca yang mendukung, langsung saja kami mencari tempat yang asyik untuk melepas penat sejenak.Kami naik ke menara mercusuar yang ada di Tanjung Kalian, peninggalan dari Belanda. Menaiki kurang lebih ratusan anak tangga dan ketika sampai di atas pemandangan indah sudah menanti. Rasa letih dan lelah terbayar ketika melihat Kota Muntok dari atas menara dengan bibir pantai-pantai yang menggiurkan untuk disinggahi. Tidak jauh dari menara, kita berjalan ke pinggir dan terdapat Pantai Ular yang masih asri dan belum tersentuh oleh apapun saat itu.Nah, tujuan kami sebenarnya datang ke Kota Sungailiat tepatnya di Kabupaten Bangka Induk. Perjalanan dari Muntok ke Sungailiat memakan waktu lebih kurang 3 jam menggunakan jalur darat. Sesampainya di kota yang asri, tenang, dan nyaman ini kita langsung mencari tempat untuk menginap. Kita menuju Prai Beach Resot yang ada di Sungailiat. "Waw" benar-benar melepas penat yang ditunggu-tunggu dengan pemandangan, water sport, cafe, dan lain-lain yang bisa membuat kita betah untuk berlama-lama.Β Keesokan harinya kita menuju Pantai Matras yang nggk jauh dari Pantai Parai tersebut. Nah, pantai ini tergolong pantai yang palaing ramai didatangi oleh masyarakat karena tempatnya yang strategis, biaya masuk yang terjangkau, serta pemandangan pantai yang luas. Setelah itu kita menantikan sunset di pantai ini.Hari berikutnya kita mencoba mencari makanan khas dari pulau ini dan kita mampir di kedai kopi yang sudah cukup lama ada dan bernama Tung Tau. Di sini ada roti bakar yang dibuat turun menurun konon cerita ini kedai udah lama banget, harganya juga relatif murah. Setelah dari kedai kita beranjak mencari otak-otak. Nah, ini merupakan makanan yang diolah dari bahan dasar ikan tenggiri asli yang dimakan dengan sambal tauco dan rasanya "Enak banget."Siang hari kita menuju ibu kota dari provinsi kepulauan Bangka Belitung ini, yaitu Pangkal Pinang. Lebih kurang 30 menit dari Sungailiat. Di Pangkal banyak yang menjual oleh-oleh khas dari Bangka Belitung ini. Tapi tujuan kita adalah Pantai Pasir Padi dan kembali menanti sunset yang indah. Setelah itu kita mencoba bermalam dan menikmati seafood di Cafe Prahu kemudian kembali ke resort dan siap-siap untuk pulang keesokan harinya. (travel/travel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads