Ngalap Berkah di Makam Sunan Bonang
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Nursaleh|13418|JATENG & KEP. KARIMUN JAWA|46

Ngalap Berkah di Makam Sunan Bonang

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Senin, 18 Jul 2011 10:10 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
Pintu masuk ka makam sunan Bonang
Makam sunan bonang yang tidak boleh di bangun, sehingga hanya di batasi pagar dan ditanami melati.
Suasana di dalam Masjid peninggalan Sunan Bonang.
Tempat wudhu di masjid peninggalan sunan Bonang.
Masjid peninggalan Sunan Bonang di malam hari.
Ngalap Berkah di Makam Sunan Bonang
Ngalap Berkah di Makam Sunan Bonang
Ngalap Berkah di Makam Sunan Bonang
Ngalap Berkah di Makam Sunan Bonang
Ngalap Berkah di Makam Sunan Bonang
Jakarta - Tempat wisata yang kami kunjungi selain taman, pantai, museum, maupun peninggalan peninggalan bersejarah lainnya, kami juga berkesempatan untuk mengunjungi makam. Salah satunya adalah makam sunan bonang yang terletak di Desa Bonang Kabupaten Jepara Jawa Tengah.

Ketika sampai di Desa bonang kami langsung menuju ke makam dengan berjalan kaki kira-kira dua ratus meter dari jalan pantai utara (pantura). Kami bertemu dangan penjaga makam disana dan sempat berbincang-bincang sejanak. Perbincangan kami dengan penjaga makam harus terputus adzan maghrib, namun sebenarnya kami masih belum mendapatkan keterangan yang memuaskan pada saat itu.

Ternyata singkatnya waktu tak selamanya adalah β€œmimpi buruk”, karena dengan tibanya kami di makam sunan bonang pada penghujung hari, memberi kami kesempatan untuk sholat berjamaah di masjid peninggalan Sunan Bonang yang sebagian besar masih orisinil.
Usai sholat Maghrib, kami menikmati teh hangat yang di suguhkan untuk menemani perbincangan kami dengan Pak Wahid, saat kami bersilaturahim ke rumahnya. Pak wahid menyambut kami dengan baik, beliau adalah juru kunci makam Sunan Bonang. Selama ini beredar ruomour bahwa makam sunan bonang ada di beberapa tempat, Pak Wahid tidak menampik hal tersebut. Beliau menjelaskan dahulu memang sunan Bonang pernah berdakwah menyebarkan Agama Islam ke beberapa tempat di Pulau Jawa. Namun tempat yang kami kunjungi ini (Desa Bonang) adalah merupakan desa tempat tinggal Sunan Bonang, disana banyak terdapat peninggalan Sunan Bonang, salah satunya adalah Masjid tempat kami sholat maghrib berjamaah.

Di sela perbincangan kami, pak Wahid kedatangan tamu yang mewakili rombongon untuk memohon izin berziarah ke makam sunan boning. Karena tak mau membuat orang menunggu kamipun mempersilahkan pak Wahid untuk mengantarkan tamunya berziarah, dan Kami turut serta berziarah bersama rombongan. Para pengunjung yang datang untuk berziarah ke makam Sunan Bonang ini tidak mengenal waktu, bahkan terkadang sampai tengah malampun masih ada saja orang yang datang untuk berziarah.

Para penziarah ini meyakini bahwa dengan mendekatkan diri dengan para ulama’ dan para Wali Allah, termasuk yang sudah wafat (berziarah) dapat menjadi karomah ataupun perantara terkabulnya do’a do’a mereka. Kemudian para penziarah ini berdo’a masing-masing usai ritual ziarah selesai. Sementara pak Wahid yang memimpin acara ziarah ini langsng menemui kami, dan kamipun pamit undur diri.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads