Pemerintah kota Pariaman melakukan promosi pariwisata Islami yang cukup unik. Melalui para pelajar setempat dan media internet, pemerintah berusaha untuk mendorong pariwisata Islami di kota tersebut.
Di tengah persaingan pariwisata lokal, kota Pariaman, Sumatera Barat mengagas sebuah ide unik untuk memajukan pariwisata setempat. Dengan tema "Pariaman Sebagai Kota Tujuan Pariwisata Islami" pemerintah menggandeng para siswa/siswi sekolah untuk ikut serta. Apa gagasan unik tersebut?
Gagasan unik tersebut berupa lomba bloging. Dimana para pelajar diminta untuk berlomba-lomba membuat blog yang berisi keindahan alam, wisata menarik, serta aneka makanan halal lezat yang bisa jadi nilai tambah kota tersebut. Untuk memudahkan para pelajar tersebut, sejumlah foto-foto terkait sudah dipersiapkan oleh pemerintah kota Pariaman. Mereka hanya diminta untuk membuat blog dengan tema sesuai dengan "Pariaman Sebagai Kota Tujuan Pariwisata Islami".
Seperti yang dikutip dari Pen-olson.com, kompetisi tersebut memiliki dua tujuan utama. Pertama adalah untuk mempromosikan Pariaman sebagai kota tujuan pariwisata Islami. Selain itu juga untuk mendorong para pelajar agar lebih mengenal dan lebih akrab dengan dunia IT dan mendorong bakat serta kreativitas mereka ke arah yang lebih positif.SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fasilitas internet dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing antar bangsa," jelas Tundra Laksamana, Kepala departemen komunikasi kota Pariaman. "Pengguna internet generasi muda saat ini harus diarahkan untuk lebih kreatif dan produktif saat menggunakannya."
Nantinya pemenang lomba akan dipilih oleh komite yang terdiri dari para staff pemerintah dan juga perwakilan dari industri media dan telekomunikasi. Semoga promosi-promosi positif semacam ini bisa diikuti oleh kota-kota lainnya di Indonesia.
(dev/Odi)
Promosi Wisata Islami Unik di Pariaman
Jumat, 29 Jul 2011 16:17 WIB
Redaksi Detik Travel
Jakarta -












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru