Adalah suatu hal yang cukup ironis ketika mendengar bahwa sebuah negara yang memiliki begitu banyak potensi untuk maju seperti Indonesia lebih banyak dikenal sebagai sebuah negara yang tak pernah henti dilanda berbagai hal-hal buruk bagi masyarakat negara luar. Untungnya, di tengah-tengah banyaknya ketidakpedulian berbagai pihak atas imej Indoneisa tersebut, tak sedikit pula yang tetap berusaha sekuat tenaga untuk memperkenalkan kembali dan menonjolkan jutaan potensi Indonesia tersebut ke dunia luar atas nama kecintaan mereka akan Ibu Pertiwi.
Mungkin hal itu yang berada di benak DetikCom ketika mereka merancang program Aku Cinta Indonesia. Dengan mengajak beberapa perusahaan besar lain untuk bekerjasama, program Aku Cinta Indonesia kemudian menyeleksi 66 pemuda bangsa yang dianggap dapat menjadi 'rekan' mereka untuk kembali memupuk rasa nasionalisme bangsa, khususnya berdasarkan potensi dunia kepariwisataan yang dimiliki oleh Indonesia. 66 orang pilihan tersebut kemudian dibagi ke dalam 33 tim dan 4 kloter yang berbeda dengan tujuan daerah yang berbeda pula. Tim-tim ini kemudian diwajibkan untuk membagikan rasa kagum dan kecintaan mereka terhadap wilayah yang mereka kunjungi kepada para pembaca situs berita online terbesar di Indonesia tersebut, sekaligus berbagai informasi wisata yang dapat digunakan siapa saja ketika mereka hendak berkunjung ke daerah tersebut.
Tentu saja, memupuk rasa nasionalisme di tengah-tengah banyaknya sikap sinisme di antara rakyat Indonesia terhadap negara mereka sendiri bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Namun, hal-hal 'kecil' seperti program Aku Cinta Indonesia inilah yang akan secara perlahan membawa perubahan kepada Indonesia menuju arah yang lebih baik. Layaknya air yang secara perlahan akan mengikis batu karang, dengan keteguhan hati, sikap sinisme yang telah terlanjur mengakar pada diri rakyat Indonesia pasti akan dapat disingkirkan, dan berganti dengan rasa nasionalisme dan cinta yang mendalam terhadap tanah airnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru