Untuk sampai hingga ke Long Apari dari Melak, satu-satunya alat transportasi yang bisa menembus ke sini adalah long boat. Untuk dapat menaiki long boat ini, kita akan dikenakan biaya sewa sebesar Rp750.000,00 per orang dengan waktu kurang lebih sekitar 18-20 jam perjalanan. Namun, long boat ini tidak selalu ada, minimal seminggu hanya ada satu boat yang berangkat. Dengan alasan itu, sebagian orang sering memilih untuk menaiki pesawat terbang dari Long Pahangai. Diperlukan waktu sekitar dua sampai tiga jam setengah untuk sampai ketempat ini dari Long Apari menggunakan cas--perahu kecil dengan 1 mesin speed. Selain karena harganya lebih murah, yaitu Rp200.000,00 waktu yang ditempuh juga lebih cepat, sekitar dua setengah jam menuju Melak. Penerbangan dengan pesawat ini juga dibatasi hanya dengan sekitar 7-10 penumpang, jika bagasi terlalu penuh maka penumpang pun akan dikurangi. Pesawat ini juga tidak setiap hari beroprasi, seminggu hanya tiga kali, bahkan mungkin tidak ada jadwal penerbangan sama sekali.
Sama seperti ketika kami akan pulang menuju Melak. Kami memutuskan menggunakan jasa penerbangan SMAC, namun ketika kami akan masuk kedalam kabin, tiba-tiba seorang petugas menyuruh kami kembali turun, pesawat mengalami kerusakan. Salah satu baling-baling pesawat tidak berfungsi. Mau tidak mau jadwal penerbangan dibatalkan. Keadaan pesawat disini cukup mengecewakan. Kami mendengar satu kisah yang cukup membuat perut kami terkocok dengan cerita lucu pesawat DAS sekitar tahun 2009. Dinding pesawat tersebut sudah banyak terkelupas, pilot yang merokok didalam ruang kendali, dan pesawat tersebut mendarat di sebuah pohon tidak jauh dari tempat landasan. Entah kenapa pesawat-pesawat kecil yang berada disini bukan menjadi transportasi alternatif yang lebih cepat tapi malah menjadi bahan yang mengecewakan masyarakat. Akhirnya saat itu kami memutuskan untuk kembali melewati jalur sungai.
Jadi, silahkan dipilih transportasi mana yang ingin Anda gunakan!!












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas