Masjid Niu Jie adalah masjid terbesar dan tertua di Beijing, China. Sebagai pusat spiritual, masjid ini bisa menampung 200.000 jamaah Muslim.
Masjid ini didirikan oleh dua orang Arab pada tahun 995. Sepanjang Dinasti Yuan, Ming dan Qing atau sekitar abad ke-13 hingga 19, masjid ini mengalami perubahan. Seperti dikutip dari Sacred-destinations, Kamis (18/8/2011), sejak tahun 1949 masjid ini terus diremajakan.
Masjid Niu Jie menempati sebuah situs seluas 6.000 meter persegi. Di dalamnya juga mencakup ruang doa, Lou Bangge (menara), enam menara observatorium bulan, dan dua paviliun dengan pilar batu.
Sementara pada eksterior dirancang dalam gaya China klasik. Tampak menyerupai kuil Buddha, tetapi interior lebih condong ke gaya tradisional Arab. Dan tentu saja, tidak ada berhala untuk dilihat. Prasasti baik Cina dan Arab pun menghiasi bangunan tua ini.SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di masjid ini pengunjung beragama lain tidak bisa masuk ke dalam ruang doa (yang biasanya cukup kosong kecuali pada hari Jumat). Tetapi mereka dapat mengagumi arsitektur eksterior dan melihat-lihat di sekitar halaman.
Sebuah halaman kecil di sisi selatan berisi makam dua imam Persia yang pernah berkhotbah di abad ke-13. Di dekatnya terdapat kuali tembaga yang digunakan untuk menyiapkan makanan bagi umat.
(feb/nvt)
Masjid Niu Jie, Masjid Bergaya Arab & China di Beijing
Kamis, 18 Agu 2011 17:02 WIB
Redaksi Detik Travel
Jakarta -












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru