Jam 11 siang ketika matahari belum mencapai puncaknya di langit, pantai Tulamben tampak begitu tenang. Ombak tidak muncul seperti biasanya. Saat itu, 11 Oktober 2010 memang bulan terbaik untuk melakukan penyelaman di Tulamben.
Siap dengan semua peralatan, para penyelam berjalan menuju pantai untuk kemudian menenggelamkan diri melihat kemegahan bangkai kapal USS Liberty, sebuah rumah sekaligus taman bermain bagi ribuan ikan penghuni bawah laut Tulamben. Daerah di Timur Laut pulau Bali ini memang sangat terkenal akan aktivitas kehidupan bawah lautnya. Dari satu kapal karam ini, sudah cukup untuk memperbaiki kehidupan desa yang tadinya merupakan desa nelayan sepi, kini menjadi desa pariwisata yang terkenal hingga ke mancanegara.
40 meter dari pinggir pantai, di kedalaman 5 meter saja, taman bermain itu sudah jelas terlihat. Ratusan ikan menyambut kedatangan para penyelam untuk mengajaknya bermain mengelilingi rumah mereka. Belasan Surgeon fish menyapa dengan riang, berenang ke sana-sini, berharap para penyelam ini membawa sesuatu untuk mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehidupan bawah laut Tulamben memang memberikan kesenangan tersendiri di hati para penyelam yang bermain ke sana. Kemudahan lokasi dan keadaan di bawah laut Tulamben ini sangat cocok untuk semua tingkatan penyelam, bahkan yang masih pemula. Dari sebuah bangkai kapal sanggup menghidupi jutaan mahluk hidup di sekitarnya. Fenomena alam yang membawa keberuntungan untuk kita semua.












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun