Ketika sedang menyusuri Pantai Jikumerasa di Namlea, ada seorang ibu dan anaknya menarik perhatian saya. Si ibu tampak sedang memungut sesuatu di bebutiran pasir pantai sedangkan si anak asyik bermain berlari-lari di sekitar ibunya. Saya pun perlahan mendekati mereka, menyapa dan memulai perbincangan.
Saya memulai pembicaraan dengan berkomentar pantai Jikumerasa yang sangat indah tetapi kenapa pengunjungnya tidak banyak. Si ibu menjawab bahwa pantai ini ramai ketika akhir pekan. Saya langsung tersadar mengiyakan karena hari ketika saya berkunjung adalah hari Rabu. Lalu saya menanyakan si ibu sedang memungut apa di pasir pantai seperti yang saya lihat tadi. Ia menjawab bahwa sedang mengumpulkan kerang-kerang pantai. Kerang-kerang tersebut akan dijualnya.
Selintas saya tergoda untuk menanyakan berapa penghasilan yang didapatkan dari menjual kerang-kerang laut. Si ibu menjawab bahwa ia mendapatkan Rp.50.000 untuk 20 karung kerang laut. Saya pun terhenyak kaget, 20 karung itu cukup banyak dan hanya seharga Rp. 50.000 saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama