Ketinggian 2.698 mdpl, start dari Pondok Wisata - camping ground di kaki Gunung Ijen - jam 3.00 WIB. 2 jam mendaki, sempat nyaris pingsan karena sehari hanya 1 kali makan nasi.
Akhirnyaaaaa....
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sepanjang perjalanan bertemu dengan bapak-bapak penambang belerang. Sebuah pemandangan kagum sekaligus miris. Kagum karena seorang penambang naik turun dengan beban belerang +/- 65 Kg (sehari bisa 2x angkutan). Miris krn 1 Kg belerang hasil tambang hanya dihargai Rp. 625,- Hm...
Berada di puncak seakan hilang semua beban pikiran... Termasuk beban pekerjaan yang akhir-akhir ini banyak bikin bad mood. Bercengkerama dengan wisatawan lokal & turis mancanegara. Inggris, Rusia, Perancis, Thailand, Malaysia. Semua merasa kagum akan keindahan pesona panorama Kawah Ijen. Tak sedikit pula yang mengabadikannya, bahkan rata-rata turis mancanegara rela bersusah payah mencapai lokasi ini hanya untuk Hunting Fotografi!
Satu kata untuk obyek ini: Subhanallah!!! ;)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong