Kunjungan Tak Terlupakan di Desa Anin
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tuti Widiastuti|1651|NTT 2|30

Kunjungan Tak Terlupakan di Desa Anin

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Senin, 28 Feb 2011 13:15 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
Mengunjungi Desa Anin, disambut oleh Adat penerimaan
Foto bersama di Kantor Kelurahan Desa Anin, kita dilepas dengan diberikan selendang tenun ikat Oleh Ketua Desa sebagai tanda kehormatan
Terlihat sangat sederhana sekali Kantor Kelurahan Desa Anin
Pertama Ketemu dengan Kepala Desa Anin di kediamannya
Bercerita mengenai kondisi sekitar Desa Anin
Suasana Desa Anin yang hening
Kunjungan Tak Terlupakan di Desa Anin
Kunjungan Tak Terlupakan di Desa Anin
Kunjungan Tak Terlupakan di Desa Anin
Kunjungan Tak Terlupakan di Desa Anin
Kunjungan Tak Terlupakan di Desa Anin
Kunjungan Tak Terlupakan di Desa Anin
Jakarta - Desa Anin terletak di kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sesampainya kita di Desa Anin yang kita lakukan adalah mengunjungi Kepala Desa yaitu Bapak Cornelis Kaseh. Kebiasaan daerah Timor Tengah Selatan, adalah meminta izin untuk memasuki wilayah suatu daerah. Dengan diwakili oleh pemandu kita, menggunakan bahasa setempat maka proses adat penerimaan dilakukan. Memberikan 2 pasang pinang sirih dengan sejunlah mata uang diserahkan dan langsung disambut dengan senyuman lebar, pertanda kita diterima dengan baik.

Kepala Desa sangat terkejut dengan kunjungan kita, karena jarang sekali Desa mereka didatangi oleh wisata lain. Setahun yang lalu ada mahasiswa Kedokteran dari Universitas Indonesia berkunjung untuk melakukan kunjungan social untuk membantu dalam hal kesehatan warga setempat.

PendudukΒ  Desa Anin umumnnya adalah masyarat yang sehar harinya bertani, berladang dan berternak sebagai kegiatan dan mata pencarian mereka. Didekat Desa Anin terdapat Pasar Tradisional yang terkenal dengan pasar tradisional nomor duaΒ  di kabupaten Timor Tengah Selatan, yang letaknya disekitar Desa Oin’Lasi.

Kemudia kita diundang untuk mengunjungi Kantor Kepala Desa yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya, sekitar 100 meter. Kantor yang sangat sederhana sekali. Kita berbincang dan melihat lihat sekitar Kantornya. Saatnya kita mohon pamit untuk mengelilingi Desa Anin. Sebelum kita beranjak, kita dilepas dengan pelepasan secara Adat. Kita kembali memberikan 2 pasang pinang sirih dengan sejumlah mata uang yang kita berikan sebagai donasi Desa Anin, setelah pemberian kita diterima, kita dilepas denganΒ  pengalungan selendang yang diberikan langsung oleh Bapak Cornelis. Cara adat ini adalah sebagai tanda pendekatan budaya setempat khususnya dilakukan di daerah Timor Tengah Selatan.

Pengalaman yang tidak luar biasa yang kita alami, betapa kita dihormati sekali dengan kunjungan singkat ke Desa Anin tersebut, serasa Pejabat kita. Tersenyum dalam hati.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads