Makanan khas Karo yang sangat terkenal adalah BPK (Babi Panggang Karo). Menu daging babi sangat mudah dijumpai disini. Mulai dai restoran sampai dengan warung-warung kecil di pinggir pasar.
Daging babi sendiri disajikan dalam beraneka macam ada yang direndang (tanggo-tanggo) dicincang (saksang) dan juga dengan bumbu kuning atau arsik. Selain daging babi mereka juga mengkonsumsi daging anjing. Warung yang didepannya menuliskan B2 berarti daging yang dijual adalah daging babi sedangkan B1 itu untuk daging anjing.
"makan daging babi itu enak sekali pakai sambal yang terbuat dari darah yang dicampur dengan andaliman dan rempah-rempah lainnya" begitu kata pak mangun ketika saya bertanya apa rasanya daging babi. Mendengar penjelasannya saya jadi tertarik untuk mencobanya.
Kebetulan saya muslim dan saya tidak mengkonsumi daging babi. Sedikit menjadi kendala ketika ingin mencoba makanan-makanan tertentu. Di Brastagi untuk mencari makanan halal pilihannya biasanya hanya ke Rumah Makan Padang atau Minang.
Biasanya rumah makan yang halal dengan jelas bisa dilihat dari papan namanya karena mereka menuliskannya atau bisa dilihat dari tulisan arab yang ada di papan namanya. Selain itu jika malam tiba di Brastagi banyak penjual makanan yang menyajikan ikan nila bakar jadi untuk masalah makanan tidak usah khawatir dan pilihan ada ditangan masing-masing. Mau mencicipi babi panggang atau kembali ke nasi padang?, terserah.
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Bukan Hanya Wisatawan, Menkes Juga Merasa Berat Bayar Tiket Pesawat
DPR Beberkan Biang Keladi Harga Tiket Pesawat Domestik di Indonesia Mahal
Terpopuler: Biang Keladi Harga Tiket Pesawat Domestik di Indonesia Mahal