Hari semakin gelap dan senja semakin malu di cakrawala Pantai Tanjung Tinggi. Mobil sewaan membawa kami langsung ke tempat beristirahat sesuai daftar yang sudah disiapkan sebelumnya. Tertulis Lorin sebagai nama tempatnya dan tak jauh dari pantai tempat kami berwisata, hanya sekitar 15 menit saja. Sebuah loby cantik menaungi dan pelayan ramah dengan sigap membawa tas kami begitu turun dari mobil.
Â
Kamar kami 103 yang sebenarnya bukan merupakan kamar melainkan cottage pribadi dengan ocean view. Wah! Ini sih terlalu dimanjakan bagi petualang-petualang seperti kami. Tapi terasa sekali kenyamanan begitu sampai disini setelah seharian menelusuri "awalan" Pulau Belitung. Tapi namanya rejeki dan sebagai ungkapan terimakasih untuk ACI Detikcom maka harus dinikmati bukan?
Â
Badan terasa sangat lengket setelah berkeringat sepanjang hari dan segera ingin mandi. Begitu masuk ke kamar mandi saya takjub melihat open-bathroom dengan nuansa alam. Eits, jangan salah sangka dulu, hanya bagian atap yang terbuka menunjukkan langit malam berbintang. Saya memang suka kamar mandi yang luas, persis dengan yang di desain khusus oleh Lorin Hotels & Resorts. Setelah kami beristirahat dengan baik disini maka tenaga kami akan cukup kuat untuk mengitari sisi keindahan Belitung yang lain. (27/09/2010)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru