"Bubur pedas satu, ketupat colet satu, Mba.. Bubur pedasnya jangan terlalu pedas ya, Mbak." Mba itu tertawa dan menanggapi, "Tidak pedas kok, Mbak." Dalam hati aku berkata, βNamanya juga bubur pedas kok, ya pasti pedas toh, Mba e..β
Makanan khas Melayu ini dapat kita temui di Rumah Makan Bu Rakima, Jalan Agus Salim No. 14A, Ketapang. Tidak sulit untuk menemukannya, karena masyarakat setempat sering makan di sana untuk sarapan karena menunya yang lengkap. Selain menyediakan ketupat colet dan bubur pedas, Bu Rakima juga menyediakan lontong sayur, lontong sapi, soto ayam, soto sapi, ketupat sayur, dll.
Kami sudah tak sabar ketika menunggu makanan itu datang. Saya terdiam ketika suapan pertama masuk ke mulut saya, tidak pedas sama sekali. Rasanya malah cenderung sedikit manis, tapi rasa bumbu yang khas dengan campuran sedikit rempah membuat rasanya menjadi unik. Penasaran, saya bertanya pada Ibu yang sedang berada di dapurnya mengenai cara membuatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain halnya dengan Ketupat Colet yang dipesan rekan saya, Amir. Pesanannya itu datang dengan tiga ketupat kecil-kecil dan sepiring kecil daging sapi dan bumbunya yang mirip dengan rendang namun tidak pedas. Cara makan ketupat tersebut biasanya dicolet dengan tangan ke bumbu tersebut. Asik dan sedap.
Pastikan Anda mencoba makanan ini ketika berkesempatan ke Kalimantan Barat.












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru