Serial Suku Boti (3) Suku Boti : Benteng akhir budaya di Pulau Timor

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Agus Lahinta|47774|NTT 2|30

Serial Suku Boti (3) Suku Boti : Benteng akhir budaya di Pulau Timor

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Kamis, 09 Des 2010 09:04 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
Selamat Datang di Kampung Boti
Minuman dan Makanan Selamat Datang
Bercengkrama dengan Masyarakat Suku Boti
Hidangan Santap Malam dari Suku Boti
Homestay kami
Lopo
Serial Suku Boti (3) Suku Boti : Benteng akhir budaya di Pulau Timor
Serial Suku Boti (3) Suku Boti : Benteng akhir budaya di Pulau Timor
Serial Suku Boti (3) Suku Boti : Benteng akhir budaya di Pulau Timor
Serial Suku Boti (3) Suku Boti : Benteng akhir budaya di Pulau Timor
Serial Suku Boti (3) Suku Boti : Benteng akhir budaya di Pulau Timor
Serial Suku Boti (3) Suku Boti : Benteng akhir budaya di Pulau Timor
Jakarta -

Sejuk, tenang, ramah dan aman. Kesan itu yang nampak dan kita rasakan begitu kita memasuki perkampungan Suku Boti yang terletak di Lembah Boti 50 KM arah selatan dari Kota Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan. Ciri khas dari Suku Boti yang nampak adalah Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak serta remaja mempunyai mulut yang kemerah-merahan bekas memamah sirih dan pinang yang merupakan kebiasaan Suku Boti.

Pria dan wanita mengunakan sarung yang berasal dari tenunan mereka serta yang pria membiarkan rambut mereka yang panjang dengan diikat dibagian atas kepala. Keramahan yang ditunjukan setiap ketemu adalah dengan senyum dan sapaan 'Selamat' yang keluar dari senyum tulus dari tiap masyarakat yang dijumpai.

Suku Boti yang sangat menjunjung tinggi kebersamaan ini juga sangat menghormati satu sama lain, baik kepada sesama penduduk maupun tamu yang datang mengunjungi perkampungan mereka. Sebagai pengunjung kami merasakan keamanan karena barang-barang berharga yang kami tinggalkan di rumah tidak akan ada yang menganggu, karena prinsip adat Suku Boti adalah tidak akan mengambil apa yang bukan milik mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibagian lain penghargaan dari Suku Boti bagi tamu yang tinggal dan menginap di tempat mereka adalah pelayanan yang baik, hal ini ditunjukan bila saat makan tiba baik pagi, siang maupun malam, selalu ada utusan dari Raja yang mengundang kami untuk makan di Kediaman Raja. Begitu juga kami selalu mendapati bak penampungan air kami selalu penuh tiap kami ke kamar mandi karena selalu ada masyarakat yang menyediakan air tersebut walaupun sumber air jauh dari perkampungan.

Keamanan lainnya juga adanya kesigapan berupa penjagaan dari pemuda-pemuda di sekitar tempat tinggal kami, disana mereka memainkan syair-syair lagu untuk menghibur tamu mereka yang sedang beristirahat.

Keseharian suku Boti yang dikenal juga dengan Atoni Pah Meto atau Orang yang suka bekerja di tanah kering ini adalah berladang dan beternak. Hasil ladang berupa Beras, buah-buahan dan sayur digunakan untuk konsumsi harian. Sedangkan hewan-hewan biasanya dijual kepada masyarakat diluar Suku Boti.

Suku Boti yang tetap menjunjung tinggi adat istiadat serta petuah leluhur mereka ini selalu terbuka untuk menerima siapa saja yang datang berkunjung. Hal ini dibuktikan dengan Tulisan 'Koenok Tem Ahoit Teu Pah Boti' artinya Selamat Datang di Kampung Boti dan saat kita pulang akan ada tulisan 'Koenom amfain ahoit teu Hot Sonaf' artinya Selamat Jalan menuju tempat tinggal anda.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads