Mengais Harta Karun di Kepulauan Seribu

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengais Harta Karun di Kepulauan Seribu

Nadiya - detikTravel
Kamis, 27 Jan 2011 12:04 WIB
Jakarta - Jika kita mampir ke kawasan Kepulauan Seribu, Teluk Jakarta, di sana terdapat Taman Nasional Kepulauan Seribu yang memiliki sekitar 44 pulau-pulau yang memiliki beragam sisa-sisa situs sejarah di dalamnya.

Seperti, di Pulau Khayangan, kita bisa menemukan sisa reruntuhan benteng yang masih lengkap dengan meriam dari jaman penjajahan Belanda.

Atau Pulau Onrust, dikenal sebagai Pulau yang tidak pernah beristirahat, yang sebelumnya digunakan sebagai tempat berlabuhnya kapal-kapal VOC dari berbagai penjuru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sini, kita juga bisa menemukan sisa-sisa reruntuhan bangunan yang digunakan sebagai tempat karantina bagi orang yang akan pergi & pulang Haji.

Sementara itu, di pulau Kelor, kita juga dapat melihat Benteng Martello yang pada jaman penjajahan Belanda digunakan sebagai benteng pertahanan Teluk Jakarta.

Setidaknya ada tiga benteng Martello, yang dibangun pada tahun 1850, di tiga gugusan pulau yaitu Pulau Kelor, Pulau Bidadari, dan Pulau Onrust.

Untuk benteng di Pulau Onrust sudah hilang jejaknya akibat penjarahan besar-besaran di tahun enam puluhan.
Yang tersisa hanya sebuah lubang dengan sebuah plang yang menandakan disitulah dulu sebuah benteng bulat berdiri

Sedangkan di pulau bidadari sudah separuh hancur akibat terjangan ombak pada saat meletusnya Gunung Krakatau di tahun 1883.

Agaknya, beragam situs sejarah ini yang pada akhirnya menginspirasi E.S.Ito, seorang penulis muda berbakat, untuk menuangkan jiwa petualangnya dalam bukunya, Meedee: Harta Karun VOC

(travel/travel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads