Wisata Ke Danau Kayangan Di Pulau Sempu

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Wisata Ke Danau Kayangan Di Pulau Sempu

HAMKA RASUFIT S. - detikTravel
Senin, 07 Feb 2011 13:36 WIB
Jakarta - Pulau Sempu merupakan sebuah pulau yang terletak di Kabupaten Malang Selatan - Jawa Timur. Tepatnya Sekitar 3 Jam Perjalanan Menggunakan Roda Empat Ataupun Roda 2 Dari Pusat Kota Malang. Pulau Sempu merupakan sebuah pulau tak berpenghuni dan merupakan sebuah tempat konservasi. Sebelum Menyeberang Menggunakan Boat Ke Pulau Sempu, para wisatawan domestik maupun mancanegara diharuskan meminta izin terlebih dahulu untuk keperluan keamanan. Pulau Sempu dikeliling karang yang sangat tinggi. Terdapat sebuah kolam dan pantai berukuran mini di Pulau. Kolam tersebut biasa disebut sebagai Danau Kayangan atau lebih familiar dikalangan masyarakat setempat sebagai Kolam Sagaranakan.

Pengunjung yang kebanyakan mengunjungi tempat ini sebagian besar berasal dari luar kota bahkan luar negeri dengan tujuan bermacam-macam. Sebagian besar melakukan kegiatan alam di tempat ini. Pada hari besar kenegaraan seperti 17 Agustus. Tempat ini ramai dipenuhi oleh para pecinta alam dari berbagai tempat. Mereka memasang tenda penginapan pada malam harinya dan pada pagi harinya melakukan upacara 17 Agustusan di tempat yang tidak biasanya. UPACARA Di Pulau yang merupakan pulau terluar di daerah MALANG yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Sungguh sebuah pengalaman yang menarik.

Selain pemandangan yang indah, Pulau Sempu juga merupakan tempat yang sangat menantang bagi para pecinta alam. Sebelum mencapai kolam tersebut, para pengunjung harus berjalan kaki dari bibir pantai bagian utara pulau sejauh 2 Kilometer. Melewati hutan yang masih belum terjamah dalam pulau, lumpur yang sangat licin (biasanya ketika musim hujan), sesekali singgah motret monyet yang berlompatan di atas pohon setinggi 10 meter, jalan mendaki dan menurun yang sangat curam, karang yang tajam diakhir perjalanan, dan rasa lelah yang sangat. Normalnya jarak tersebut ditempuh selama 1 - 2 jam perjalanan. Tapi, tidak disarankan untuk memulai perjalanan ketika mulai gelap, karena pengalaman pribadi saya memulai perjalanan pada pukul 17.00 WIB, dan sampai pada ujung trek pada pukul 23.00 ! Banyak factor yang memperlambat perjalanan saya dan kawan-kawan pada saat itu, di antaranya adalah Penerangan yang kurang, jalan yang sangat becek, jumlah kerabat lebih dari 10 orang membuat kami saling bantu membantu melewati trek yang sangat . . . sangat . . . membuat lelah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teman-teman saya yang berasal dari Brazil, Pakistan, India, dan China merupakan bukti nyata akan pengalaman mereka terhadap Pulau ini. Bagaikan Surga dan Neraka. Bagaimana tidak, awalnya mereka sangat bersemangat untuk melakukan perjalanan, tapi setelah sadar pada pertengahan perjalanan mereka berkata Ãĸâ‚ŦœWelcome To The Hell, If We Only Knew. Tapi setelah sampai di ujung trek, betapa kagumnya mereka dengan pemandangan yang begitu indah dan masih pure. Ãĸâ‚ŦœThis is What We Are Looking For! Challenging And Passing The Hell Way Through To The Beautiful Paradise!

Dedicated To All My Friends Gaurav Chhabra (India), Lousiana Telles (Brasilia), Sarah & Lin Xin (China), Shairq Najeeb (Pakistan). Dan Seluruh kawan-kawan Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Sulawesi Selatan di Malang.

(travel/travel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads