Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 30 Apr 2021 18:04 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Selamat Buka Puasa! Ini Tinutuan Alias Bubur Manado

Tinutuan Kuliner sehat khas Sulawesi Utara
Tinutuan Kuliner sehat khas Sulawesi Utara
Wiskul bersama sahabat baik, theo yg merekomendasikan tempat menikmati Tinutuan di daerah Minahasa.
Wiskul bersama sahabat baik, theo yg merekomendasikan tempat menikmati Tinutuan di daerah Minahasa.
Sepiring penuh ini hanya sepuluh ribu rupiah. murah, enak dan pasti kenyang
Sepiring penuh ini hanya sepuluh ribu rupiah. murah, enak dan pasti kenyang
Tempat menikmati Tinutuan yg selalu ramai di kunjungi dari berbagai daerah.
Tempat menikmati Tinutuan yg selalu ramai di kunjungi dari berbagai daerah.
Jangan lupa tambahkan sambal roa dan pelengkap lainny seperti gorengan agar lebih nikmat.
Jangan lupa tambahkan sambal roa dan pelengkap lainny seperti gorengan agar lebih nikmat.
detikTravel Community -

Tinutuan atau bubur Manado makanan khas Minahasa, Sulawesi Utara. Kalau liburan ke Manado pokoknya jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi tinutuan.

Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran dan tidak mengandung daging. Sehingga tinutuan menjadi makanan pergaulan antar kelompok masyarakat di Manado.

Ada yg mengatakan Tinutuan mulai ramai diperdagangkan di beberapa tempat di sudut kota Manado sejak tahun 1970. Ada juga yg mengatakan sejak tahun 1981. Yang pasti tinutuan dipakai menjadi ikon kota Manado sejak kepemimpinan Wali Kota Jimmy Rimba Rogi periode 2005-2010.

Bahan pembuatan Tinutuan bisa dibilang simpel. Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran seperti labu kuning, beras, singkong, bayam, kangkung, daun ge. Tinutuan biasa disajikan dengan perkedel nike, sambal roa (rica roa dan dabu-dabu roa), ikan cakalang fufu atau tuna asap dan perkedel jagung.

Tinutuan juga dapat disajikan dengan mi atau dengan sup kacang merah yg disebut brenebon. Tinutuan yang disajikan dengan mi disebut dengan midal. Dimana akhiran dal tersebut berasl dari kata pedaal yakni nama lain untuk Tinutuan khusus di wilayah Minahasa Selatan.

https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2021/04/26/mencoba-kuliner-khas-sulawesi-utara-tinutuan-3_169.jpeg?w=620

Tinutuan biasanya dicampur dengan sup kacang merah yang ditambahkan dengan tetelan sapi. Pada komunitas Kristen di Manado, Tinutuan juga memiliki versi non-halal. Tinutian akan dicampur brenebon dan dapat disajikan khusus yaitu dengan ditambah kaki babi. Biasanya tinutuan ini disajikan pada acara khusus seperti acara tumpah makan yaitu pada hari pengucapan syukur di Manado.

Kali ini saya berkesempatan mecicipi Tinutuan langsung di sana. Tempat makan ini jadi salah satu rumah yang direkomendasikan oleh sahabat saya di Molompar, Minahasa, yaitu Theofil.

Ini merupakan salah satu Tinutuan yg terkenal enak dan ramai dikunjungi oleh orang-orang dari berbagai daerah. Tinutuan yg kami pesan kali ini disajikan dengan mi atau disebut midal dengan sambal roa dan gorengan tahu krispi.

Harga per porsi dari tinutuan ini sangat terjangkau, hanya Rp 10.000 saja. Selain sebagai menu sehat, tinutuan ini juga enak dan sangat saya rekomendasikan!

BERITA TERKAIT
BACA JUGA