Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 12 Apr 2022 15:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Ngabuburit di Ketinggian 1.500 Mdpl, Khayangan Eatery

Riyanto Toto
d'Traveler
Suasana Indoor
Suasana Indoor
Suasana Outdoor
Suasana Outdoor
Kaca besar favorit pengunjung
Kaca besar favorit pengunjung
Teras luar
Teras luar
detikTravel Community -

Ramadan merupakan momen yang paling ditunggu umat muslim di seluruh dunia. Selain karena bulan ini merupakan bulan suci dimana semua pahala dilipat gandakan, momen Ramadhan juga banyak memiliki cerita-cerita khas dari berbagai daerah.

Buka puasa merupakan waktu paling ditunggu dalam bulan Ramadan, karena di sini ada momen ngabuburit. Bicara soal ngabuburit, tentunya setiap daerah di Indonesia punya cerita yang beragam, mulai dari berburu aneka kuliner di pasar mambo, kampung Ramadhan, hingga menikmati buka puasa di tempat-tempat anti mainstream.

Di sungai penuh sendiri ada satu tempat ngabuburit menarik yang cukup banyak diminati anak muda, yaitu Khayangan Eatery, sebuah cafe dengan pemandangan lembah Kerinci yang eksotis. Khayangan Eatery berada di puncak bukit barisan yang mengelilingi lembah Kerinci atau tepatnya berada di ketinggian 1.500 mdpl, dengan hawa yang sejuk dan pemandangan yang mempesona.

Khayangan Eatery selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun dari luar daerah terutama pada pagi dan sore hari. Untuk mengunjungi Khayangan Eatery, kita akan melewati perjalanan yang lumayan melelahkan karena jalannya yang berkelok melawati bukit-bukit dan rimbun pepohonan, namun di sepanjang jalan, kita bisa menyaksikan padang hijau perbukitan dan kebun warga yang sebagian besar adalah kebun kopi dan kulit manis.

Sungai Penuh sendiri merupakan salah satu daerah penghasil kopi di Sumatera dengan kualitas terbaik, maka tidak heran kita bisa menemui cukup banyak tempat kopi di Kota ini. Jika menempuh perjalanan pada sore hari, kita akan bisa menyaksikan rona jingga matahari terbenam dari ceruk perbukitan.

Sebaiknya santai saja, sambil menikmati pemandangan sepanjang jalan, Kota Sungai Penuh, kebun warga, hingga pemandangan Gunung Kerinci yang biasanya cukup cerah di sore hari. Dari Sungai Penuh menuju Khayangan Eatery bisa ditempuh dengan perjalanan lebih kurang 15-25 menit menggunakan kendaraan bermotor.

Mendekati Khayangan Eatery, kita akan disambut Gapura Bukit Khayangan, kemudian semakin dekat kita akan melihat gardu pandang yang bergaya khas Kerinci dengan corak warna warni. Khayangan Eatery sendiri masih berada dalam area Bukit Khayangan salah satu dataran tinggi terpopuler pada anugerah Pesona Indonesia AWARD 2017 silam.

Tak salah memang tempat ini terpilih menjadi tempat terpopuler, karena memang pemandangannya yang memikat. Setelah memarkirkan kendaraan, kita bisa langsung masuk ke Khayangan Eatery. Tempatnya tidak susah dicari karena memang berada tepat di pinggir jalan.

Khayangan Eatery sendiri merupakan sebuah cafe bergaya industrial yang menyatu dengan alam. Bagian outdoornya ada beranda yang menjorok ke jalan yang biasa dijadikan tempat berswafoto para pengunjung.

Di bagian dalam kesan industrial akan terasa sangat kental, tembok berwarna abu-abu dan bunga-bunga hijau tampak minimalis menghiasi pojok ruangan. Spot yang paling menarik ditempat ini adalah sebuah kaca besar yang menghadap ke jalan, menyuguhkan pemandangan Danau Kerinci dan Sungai Batang Merao.

Sambil menunggu bedug magrib, kita bisa memesan makanan terlebih dahulu, jika beruntung sebaiknya pilihlah tempat duduk di dekat kaca besar di bagian dalam, namun jika sudah ditempati kita bisa memilih bagian yang luar sambil menikmati pemandangan Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Untuk menu favorit silakan coba Sop Khayangan yang bercita rasa khas Kerinci, kayaknya bakal cocok untuk menghangat suasana malam yang memang lumayan dingin, untuk kopi mungkin bisa coba V60 kopi Sungai Penuh yang punya aroma khas. Ngabuburit ditempat ini tentunya akan terasa sangat menyenangkan, cuaca nya yang dingin dengan pemandangan eksotis akan membuat kita akan betah berlama-lama ditempat ini.

---

Artikel ini ditulis oleh pembaca detik Travel, Riyanto Toto. Traveler yang hobi berbagi cerita perjalanan, yuk kirim artikel, foto atau snapshot kepada detikTravel di d'Travelers. Link-nya di sini

BERITA TERKAIT
BACA JUGA