×
Ad

Bye Bye Piala Dunia 2026, Edisi 2030 Sudah Menanti

- detikTravel
Rabu, 22 Jul 2026 22:22 WIB
3 bendera tuan rumah Piala Dunia 2030
Lisbon -

Pesta sepak bola terbesar di dunia akhirnya resmi berakhir. Saatnya ucapkan bye-bye karena edisi Piala Dunia 2030 sudah menanti.

Setelah sekitar satu bulan menyajikan pertandingan penuh drama dan kejutan, tirai Piala Dunia FIFA 2026 resmi ditutup. Kini, para pecinta sepak bola harus kembali menunggu empat tahun untuk merasakan euforia turnamen paling bergengsi di dunia itu.

Sejak pertama kali digelar pada 1930, Piala Dunia memang menjadi ajang yang berlangsung setiap empat tahun sekali. Jeda tersebut bukan hanya dinanti para penggemar sepak bola, tetapi juga menjadi momentum bagi industri pariwisata dunia.

Jutaan wisatawan rela terbang ke negara tuan rumah demi menyaksikan pertandingan sekaligus berlibur. Edisi berikutnya akan digelar pada 2030 dengan konsep yang belum pernah ada sebelumnya.

FIFA menetapkan Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama, sementara Uruguay, Argentina, dan Paraguay masing-masing akan menggelar satu pertandingan pembuka untuk memperingati 100 tahun Piala Dunia.

Sejumlah stadion ikonik telah diajukan sebagai venue pertandingan. Di Spanyol terdapat Santiago Bernabéu (Madrid), Camp Nou (Barcelona), Metropolitano (Madrid), hingga La Cartuja (Sevilla). Portugal mengajukan Estádio da Luz dan José Alvalade di Lisbon serta Estádio do Dragão di Porto.

Sementara Maroko mengusulkan Grand Stade Hassan II di Benslimane, Prince Moulay Abdellah Stadium di Rabat, Stade de Marrakech, hingga Agadir Stadium. Daftar stadion tersebut masih menunggu penetapan resmi dari FIFA.

Berapa Lama Terbang ke Piala Dunia 2030?

Bagi wisatawan Indonesia, perjalanan menuju negara tuan rumah membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Sebagai gambaran, penerbangan menuju Madrid atau Lisbon umumnya memakan waktu sekitar 18-21 jam dengan satu kali transit.

Sementara menuju Casablanca di Maroko membutuhkan waktu sekitar 18-24 jam, tergantung maskapai dan kota transit yang dipilih.

Siapkan Budget Tiket Pesawat dan Hotel

Biaya menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan sejak dini. Pada periode normal, tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi dari Jakarta menuju Madrid, Lisbon, maupun Casablanca umumnya berada di kisaran Rp 12-18 juta.

Harga tersebut berpotensi meningkat saat Piala Dunia berlangsung karena tingginya permintaan. Begitu pula dengan hotel. Saat ini, hotel bintang tiga di kota-kota calon tuan rumah umumnya dipatok mulai Rp 1,2-2,5 juta per malam, sedangkan hotel bintang empat berkisar Rp 2,5-5 juta.

Selama turnamen berlangsung, tarif akomodasi diperkirakan dapat naik beberapa kali lipat, terutama di sekitar stadion.

Sekalian Jelajahi Destinasi Ikonik

Datang ke Piala Dunia 2030 bukan hanya soal menonton pertandingan. Wisatawan juga bisa sekaligus menikmati berbagai destinasi unggulan di tiga negara tuan rumah.

Di Spanyol, ada Madrid dengan Istana Kerajaan dan Museum Prado, Barcelona dengan Sagrada Família serta Park Güell, hingga Sevilla yang terkenal dengan kawasan kota tuanya.

Di Portugal, wisatawan dapat menikmati suasana klasik Lisbon, menaiki Tram 28, mengunjungi Menara Belém, hingga mencicipi anggur di Porto yang berada di tepi Sungai Douro.

Sementara Maroko menawarkan pengalaman berbeda lewat kota tua Marrakesh yang dipenuhi pasar tradisional, Masjid Hassan II di Casablanca yang berdiri di tepi Samudra Atlantik, hingga Rabat yang menjadi ibu kota negara tersebut.

Tips Berburu Piala Dunia 2030

Meski turnamen masih sekitar empat tahun lagi, tidak ada salahnya mulai menyusun rencana perjalanan dari sekarang. Menabung sejak dini akan membantu meringankan biaya tiket pesawat, akomodasi, hingga tiket pertandingan yang biasanya menjadi rebutan.

Calon wisatawan juga disarankan memantau penjualan resmi tiket pertandingan dari FIFA, memesan hotel jauh sebelum turnamen dimulai, serta mempertimbangkan itinerary lintas negara agar perjalanan menjadi lebih efisien. Spanyol dan Portugal terhubung dengan jaringan kereta cepat, sementara penerbangan regional menuju Maroko juga tersedia dari sejumlah kota di Semenanjung Iberia.

Empat tahun mungkin terasa lama. Namun ketika peluit pertama Piala Dunia 2030 dibunyikan, jutaan orang akan kembali memenuhi stadion, bandara, hotel, hingga jalanan di tiga benua. Bagi para traveler, mimpi menuju Piala Dunia berikutnya bisa dimulai sejak hari ini.




(wsw/wsw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork