Keseruan Trekking di Centhung Blumbang Tawangmangu

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Keseruan Trekking di Centhung Blumbang Tawangmangu

Vicky Fadly Ardana Putra - detikTravel
Kamis, 03 Sep 2026 18:15 WIB
loading...
Vicky Fadly Ardana Putra
Jalur trekking Centhung Blumbang (Vicky Fadly Ardana Putra)
Air Terjun Pringgodani (Vicky Fadly Ardana Putra)
Suasana Centhung Blumbang (Vicky Fadly Ardana Putra)
Jalur trekking menuju Air Terjun Pringgodani (Vicky Fadly Ardana Putra)
Jalur trekking menuju Air Terjun Pringgodani foto oleh Vicky Fadly Ardana Putra
Jalur trekking menuju Air Terjun Pringgodani foto oleh Vicky Fadly Ardana Putra
Keseruan Trekking di Centhung Blumbang Tawangmangu
Keseruan Trekking di Centhung Blumbang Tawangmangu
Keseruan Trekking di Centhung Blumbang Tawangmangu
Keseruan Trekking di Centhung Blumbang Tawangmangu
Keseruan Trekking di Centhung Blumbang Tawangmangu
Keseruan Trekking di Centhung Blumbang Tawangmangu
Karanganyar -

Jangan bayangin liburan ke Centhung Blumbang di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah cuma duduk santai sambil melihat pemandangan alam. Dari area camping itu, traveler bisa melakukan trekking menyusuri area centhung, sungai, hingga melanjutkan perjalanan ke Air Terjun Pringgodani.

Petualangan dimulai dari area parkir bawah. Tempat parkir itu khusus untuk pengguna kendaraan roda dua. Traveler perlu berjalan melalui jalur yang masih berada di kawasan pertanian.

Cuma butuh waktu sekitar 5 menit dari parkiran, traveler sudah bisa menikmati keindahan Centhung Blumbang. Terdapat kolam dari bebatuan alami yang ramai digunakan pengunjung untuk berenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sekitar area Centhung, terdapat sejumlah fasilitas, seperti tempat berkemah, kantin, kamar mandi, toilet, musala, hingga colokan listrik. Kemudian, dari area tersebut traveler bisa melanjutkan perjalanan trekking menyusuri jalur setapak menuju air terjun.

Perjalanan dari kawasan centhung menuju Air Terjun Pringgodani membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Semakin jauh berjalan, traveler akan ditemani suara gemercik aliran sungai dan pepohonan cemara yang masih alami. Selain itu, traveler akan disuguhi hamparan alam hijau yang menakjubkan.

ADVERTISEMENT

Suasana tenang dan kicauan burung yang masih terdengar selama perjalanan menyusuri tepi sungai membuat perjalanan terasa tidak melelahkan.

Dalam perjalanan menyusuri pinggiran sungai juga terdapat beberapa area landai yang bisa digunakan untuk berkemah. Tentu, dengan tetap menjaga kawasan yang sudah dirawat oleh pengelola. Kalau beruntung, traveler bisa melihat sejumlah satwa yang berkeliaran secara bebas di area centhung maupun air terjun.

Pemilik lahan Centhung Blumbang, Edi Sukatno, membeberkan bahwa masih ada satwa seperti burung-burung, lutung, hingga rusa di kawasan itu. Jalur setapak menuju Air Terjun Pringgodani masih berupa bebatuan dan tanah. Terdapat beberapa jalur yang curam dan menanjak, sehingga perlu persiapan fisik sebelum berangkat ke sini.

Sensasi jalurnya pun diakui pengunjung cukup menantang. Wisatawan berusia 19 tahun asli Jumantono, Aziz, mengatakan memang menyukai kegiatan di alam dan tertarik dengan pemandangan di kawasan ini.

"Sangat menarik ya, tentunya saya juga sangat suka pergi ke alam dengan pemandangan dan panorama yang sangat mempesona bagi saya, dan juga trekking jalannya juga ke sini cukup menantang, jadi tambah menarik untuk ke sini lagi," kata Aziz saat dijumpai detikTravel, Minggu (30/08/2026).

Menurut Aziz, biaya masuk Rp 10.000 juga sepadan dengan pengalaman yang didapat. Ia menilai fasilitas di area centhung cukup baik meski suasananya tetap dibuat dekat dengan alam. Pengunjung lain, Rahma, asal Sarangan, juga punya kesan serupa. Ia menyebut pemandangan di Centhung Blumbang dan Air Terjun Pringgodani sangat bagus, meski menurutnya jalur ini sedikit ekstrem.

"Bagus banget, bagus pemandangannya, cocok sama cuacanya, menurut saya jalurnya sedikit ekstrem," kata Rahma.

Setelah sampai di ujung, traveler dapat menikmati keindahan Air Terjun Pringgodani. Tepat di bawah tebing yang menjulang tinggi, pengunjung bisa berfoto-foto, menikmati ketenangan, sambil ditemani suara gemercik air yang tiada duanya.

Suasana alam yang asri dan udara segar di Air Terjun Pringgodani menjadi surga tersendiri bagi traveler. Para pengunjung yang ke sini bisa melakukan trekking sekaligus healing.

Kalau datang ke Centhung Blumbang, jangan buru-buru menganggap perjalanan selesai setelah sampai di area pemandian. Siapkan tenaga untuk mencoba trekking ke Air Terjun Pringgodani, traveler bisa menikmati keindahan lereng Gunung Lawu.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads