Bos Menara Eiffel Mundur Gara-gara Polemik Kunjungan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bos Menara Eiffel Mundur Gara-gara Polemik Kunjungan

Vicky Fadly Ardana Putra - detikTravel
Rabu, 30 Sep 2026 19:15 WIB
loading...
Vicky Fadly Ardana Putra
Menara Eiffel (Getty Images Joakim Leroy)
Menara Eiffel berwarna PSG
Pesona Menara Eiffel Ludovic Marin/AFP)
People walk in the snow-covered Trocadero Gardens near the Eiffel Tower, as winter weather with snow and cold temperatures hits a large part of the country, in Paris, France, January 5, 2026. REUTERS/Gonzalo Fuentes
Pesona Menara Eiffel, Paris (Gonzalo Fuentes/Reuters)
People swim in the River Seine, with the Eiffel tower in the background, at the Grenelle site, opened to swimmers marking the first public bathing session in the capital's historic waterway, in Paris, France, July 5, 2025. REUTERS/Abdul Saboor      TPX IMAGES OF THE DAY
Warga berenang di Sungai Seine dengan latar Menara Eiffel (Abdul Saboor/Reuters)
Bos Menara Eiffel Mundur Gara-gara Polemik Kunjungan
Bos Menara Eiffel Mundur Gara-gara Polemik Kunjungan
Bos Menara Eiffel Mundur Gara-gara Polemik Kunjungan
Bos Menara Eiffel Mundur Gara-gara Polemik Kunjungan
Jakarta -

Bos pengelola Menara Eiffel berencana mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan itu diambil buntut dari polemik yang mengecualikan staf perempuan saat ada kunjungan rombongan keagamaan Hindu ke destinasi wisata tersebut.

Adalah Direktur Jenderal Societe d'Exploitation de la tour Eiffel (SETE), Patrick Branco Ruivo, yang akan meninggalkan jabatannya setelah menerima pengumuman dari investigasi yang dilakukan perusahaan independen. Investigasi mengungkapkan sejumlah masalah operasional dalam penyelenggaraan kunjungan rombongan pada 5 September.

Kunjungan itu melibatkan rombongan dari Bochasanwasi Shri Akshar Purushottam Swaminarayan Sanstha (BAPS). Kelompok tersebut berada di Paris dalam rangka perayaan pembukaan sebuah kuil Hindu tradisional di dekat ibu kota Prancis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama kunjungan berlangsung, staf perempuan di Menara Eiffel diminta tidak berada di sejumlah area yang dilewati rombongan.

Sejumlah staf perempuan juga disebut meninggalkan posnya dan digantikan oleh staf laki-laki. Polemik itu kemudian berlanjut pada operasional Menara Eiffel. Para staf memilih mogok pada 7 September sebagai bentuk protes.

ADVERTISEMENT

Keputusan itu mengakibatkan ikon wisata di Paris sempat ditutup untuk pengunjung.

Kelompok BAPS merupakan organisasi keagamaan dan sipil sedunia yang bersekte Swaminarayan, sebuah cabang dari agama Hindu. Mereka mengikuti perayaan untuk menandai peresmian sebuah kuil Hindu tradisional di Paris.

Usai polemik tersebut, SETE menyatakan akan menyiapkan sejumlah langkah baru, termasuk program pelatihan yang berkaitan dengan kesetaraan gender.

Ketua Societe d'Exploitation de la tour Eiffel (SETE), Ariel Weil mengatakan pada hari Selasa (29/9) agar langkah-langkah dan program pelatihan yang mempromosikan kesetaraan gender mulai diimplementasikan, seperti dikutip dari abcNews pada Rabu (30/9/2026).

Menara Eiffel merupakan salah satu ikon wisata utama Paris. Menara setinggi sekitar 330 meter itu disebut dikunjungi sekitar 7 juta orang setiap tahunnya.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads