Museum Satria Mandala kini tampil lebih modern dengan ruang sejarah interaktif penataan koleksi baru dan spot foto menarik. Kita telusuri yuk kebaruan di sana.
Penataan senjata tradisional melingkar di tengah ruangan dihiasi beragam senjata lain yang mengelilingi di setiap sisi. Selain melihat koleksi persenjataan, ruang ini menjadi salah satu spot foto menarik bagi pengunjung.
Di ruang koleksi alat senjata terdapat perubahan, dulunya koleksi hanya diletakkan di atas lantai, kini sudah diberi pagar dan lebih tinggi posisinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapusjarah TNI, Brigjen TNI StefieJantjeNuhujanan, S.I.P., mengatakan upaya revitalisasi museum sebagai langkah strategis memperkuat peran museum sebagai pusat edukasi, literasi, hingga pelestarian nilai-nilai perjuangan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"Revitalisasi Museum Satria Mandala merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran museum sebagai pusat edukasi, literasi sejarah, dan pelestarian nilai-nilai perjuangan TNI," ujarnya kepada detikTravel, Senin (12/10/2026).
"Upaya ini tidak hanya mencakup pembenahan sarana dan prasarana, tetapi juga pengembangan konsep penyajian yang lebih adaptif, informatif, dan relevan dengan perkembangan zaman," dia menambahkan.
Stefie juga mengatakan revitalisasi ini diharapkan membuat Museum Satria Mandala menjadi ruang pembelajaran sejarah perjuangan bangsa yang lebih menarik bagi generasi muda dalam memperkokoh nasionalisme dan menghargai jasa para pahlawan.
"Melalui revitalisasi ini, Museum Satria Mandala diharapkan semakin mampu menjadi ruang pembelajaran sejarah perjuangan bangsa yang menarik bagi generasi muda, sekaligus memperkokoh semangat patriotisme, nasionalisme, dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan," kata dia.
Lokasi Museum Satria Mandala di Jalan Gatot Subroto No.14, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Wajah baru museum kini jauh lebih modern dan adaptif dengan perkembangan zaman.











































Komentar Terbanyak
Ketika Ijazah Wakil Presiden Indonesia Dipajang Abadi di Kampus Top Belanda
Jadi PSK-Ogah Bayar Makan Jadi Alasan 8 WNA Diusir dari Bali
Liburan di Bali, Turis China Kehilangan Perhiasan Senilai Rp 178 Jutaan