Perairan Indonesia, Dari Ikan Badut Sampai Hiu Paus

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight

Perairan Indonesia, Dari Ikan Badut Sampai Hiu Paus

Desi Puspasari - detikTravel
Kamis, 05 Jul 2012 12:58 WIB
Perairan Indonesia, Dari Ikan Badut Sampai Hiu Paus
Jakarta - Perairan Indonesia mempunyai segudang kejutan untuk para penyelamnya. Bertemu langsung dengan para penghuni laut, mulai dari ikan badut yang unyu sampai hiu, sang predator laut, bisa Anda temukan di dalam laut Nusantara.

Diver mana yang menolak menjelajah perairan Indonesia? Perairan di belahan bumi pertiwi ini memang menjadi surga wisata laut. Puluhan atau bahkan ratusan taman lautnya penuh dengan berbagai biota dan tanaman laut yang luar biasa.

Seperti yang detikTravel kutip dari situs Dive the World, Kamis (5/7/2012), lebih dari 3.000 jenis ikan dari yang paling imut sampai yang paling ganas dan 600 spesies karang, batu karang terjal, gunung berapi bawah laut, sampai bangkai kapal bekas Perang Dunia II menghiasi taman bawah laut di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena, tidaklah aneh karena Indonesia menjadi salah satu sudut dari Coral Triangle dan memiliki 20 persen jenis terumbu karang di dunia. Jangan heran bila Indonesia menjadi target para diver dari dalam maupun luar negeri.

Nah, di Indonesia pelancong bisa menemukan puluhan titik penyelaman terbaik. Beberapa nama yang sudah sangat terkenal antara lain Bunaken, Raja Ampat, Laut Banda, dan masih banyak lagi. Selain kecantikan dek bawah lautnya, mendapat momen berjumpa langsung dengan biota andalan dari setiap perairan pun menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu pecinta diving. Ingat! Kondisi menyelam terbaik mulai bulan April hingga Desember.

Untuk Anda yang baru memulai diving bisa mencoba menaklukan alam di perairan Karimun Jawa. Surga penyelaman di Jepara, Jawa Tengah ini tidaklah terlalu bahaya. Di dalam perairan ini, Anda akan menemukan habitat si Nemo alias ikan badut (Clown fish) yang lucu-lucu. Mereka biasanya bersembunyi di antara terumbu karang. Warna jingga terang dengan garis hitamnya, membuat wisatawan mudah melihat tubuhnya yang berukuran mini.

Selain ikan badut, di perairan seluas 111,625 ha ini penyelam bisa menemukan Penyu Sisik dan Penyu Hijau. Hewan-hewan ini pun mendapat perlindungan khusus karena memang sudah terancam punah.

Puas bermain petak umpet bersama Nemo di Karimun Jawa, Anda bisa mencoba bermain ke negeri 'Laskar Pelangi'. Tidak hanya terlihat cantik dan indah di permukaannya, perairan Bangka nyatanya juga menyimpan hayati laut yang beragam.

Batu-batu karst yang menjulang di atas pantainya boleh saja menjadi hiasan terindah untuk Provinsi Bangka Belitung ini, tapi hiasan terindah sesungguhnya bisa Anda jumpai di dasar lautnya. Sebut saja di antaranya, Redtooth Tigerfish, kakap biru, dan frogfish yang menjadi penghuni paling banyak dilihat oleh penyelam. Tidak hanya itu, di sini juga terdapat terumbu karang dan terumbu karang berwarna-warni.

Tidak cuma biota laut dan terumbu karangnya saja yang menhiasi dasar laut Indonesia. Di Tulamben, Bali penyelam bisa melihat bangkai Kapal bekas Perang Dunia II. Wow!

Sudah mahir dan profesional? Sebaiknya Anda mencari tantangan dan menjelajah perairan di Indonesia bagian tengah atau timur. Tidak cuma perawan dan jauh dari jangkauan manusia tetapi perairan ini juga rumah bagi ikan raksasa sejenis Hiu Paus dan Hiu Abu-abu.

Puluhan spot diving bisa Anda pilih sesuka hati. Ada Selat Lembeh dengan tujuh spesies kuda laut, dan Pipefishnya, Wakatobi bersama 750 spesies karang dan 850 biota laut yang sebagiannya bisa juga Anda temukan di perairan dunia, atau Taman Laut Bunaken di Manado yang memiliki keanekaragaman bawah laut yang paling banyak di dunia dan berada dalam bagian 'Coral Triangle'.

Ini dia pendatang baru sebagai lokasi penyelaman terbaik di Indonesia, yaitu Raja Ampat. Daerah di Papua Barat ini bisa dibilang memiliki alam yang sempurna. Sekitar 1.500 pulau menghiasi daratannya, 700 spesies ikan, dan 1,6 juta hektar terumbu karang memercantik desain interior taman bawah lautnya, pernyataan ini pun diutarakan oleh The Nature Conservancy and Conservation International dalam situs Nature.

Tidak berhenti di situ saja, masih dari Indonesia Timur di Perairan Alor di NTT dan Nabire di Papua Anda bisa bertemu dengan hiu, predator lautan. Jenis Hiu Abu-abu dan segerombolan Barakuda akan berenang bersama Anda di perairan Alor.

Ternyata bukan hanya Hiu Abu-abu yang ada di Indonesia, tapi jenis hiu terbesar di dunia, yaitu Hiu Paus juga hidup di Laut Nabire. Perairan Nabire sebagai habitat hiu paus. Sekarang diketahui pula, ada sekitar 100 ekor hiu paus yang melanglangbuana di sini. Panjang tubuhnya bisa sampai 13 meter, dan beratnya mencapai 15 ton. Bayangkan saja ada ikan seukuran bus besar yang datang menghampiri Anda!

Tidak hanya itu, masih banyak kekayaan hayati laut yang bisa pelancong temukan di perairan Indonesia. Ada si besar Mola-mola nan lugu di Nusa Penida atau Manta di Kepulau Gili. Tidak hanya beberapa, tapi semua makhluk laut ini wajib mendapat perlindungan dari kita semua.

(fay/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads