Ini Dia Sarang 'Batman' di Flores

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ini Dia Sarang 'Batman' di Flores

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Selasa, 24 Jul 2012 09:07 WIB
Ini Dia Sarang Batman di Flores
'Batman' ke luar sarang (Shafa/detikTravel)
Jakarta - Batman atau yang berarti manusia kelelawar adalah sebuah karakter pahlawan keluaran DC Comic. Di Labuan Bajo, ada sebuah pulau yang jadi rumah para kelelawar. Setiap sore, para 'Batman' ini meramaikan langit Flores.

Pulau Kalong adalah rumah dari ribuan bahkan mungkin jutaan kelelawar di kawasan Manggarai Barat, Flores Barat, NTT. Pulau yang masih bagian Taman Nasional Komodo ini menyajikan pemandangan memukau saat sore hari. Saat mentari tenggelam, ribuan kelelawar menyeruak dari dalam pulau dan menghias langit sore.

Pulau yang memiliki luas kurang lebih 4 km persegi ini tampak seperti pulau biasa saja. Namun tunggu sampai pukul 18.00 Wita. Langit sore yang tadinya hanya dihias warna jingga dari mentari tua, akan langsung ramai dengan serbuan ribuan kelelawar. Mata yang tadinya terpesona dengan kecantikan matahari sore langsung berbelok menontoni fenomena menarik ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak pernah alpa, para 'Batman' ini keluar sekitar pukul 18.00-18.30 Wita. Mereka mencari makan ke pulau yang lebih besar yaitu pulau Flores. Biasanya, mereka mencari buah yang sudah matang. Jadi jika para penduduk tidak menjaga buahnya, pasti sudah digigiti oleh para kelelawar ini

Kelelawar suka dengan buah yang sudah matang dan memang, mereka hanya menggigit buah yang sudah masak sempurna. Sehingga, gigitan kelelawar ini bisa jadi pertanda sudah waktunya memanen buah karena sudah matang. Mereka akan kembali ke pulau sekitar pukul 03.00 Wita.

Sepanjang hari, mereka akan tidur dengan tenang. Tempat favorit mereka tidur adalah di akar-akar bakau. Mereka bisa hidup tenang di pulau itu karena hampir tidak ada manusia yang bisa menembus pulau tersebut. Satu-satunya predator yang akan memangsa mereka adalah ular piton. Menurut pemandu wisata lokal bernama Donbosco, kelelawar biasanya bersandingan dengan ular piton.

"Di mana ada kelelawar, di sana ada ular piton. Semakin banyak kelelawar, makin banyak juga ular pitonnya," ujar Donbosco kepada detikTravel.

Untuk melihat pemandangan 'Batman' keluar sarang, Anda bisa melancong ke sana saat sore hari. Pulau ini bisa dicapai 1 jam dari Labuan bajo atau 3 jam dari Pulau Komodo. Nikmati serbuan kelelawar di atas langit jingga sambil berbaring di atas kapal. Dengarkan baik-baik suara mereka dan lihatlah kepakan sayap mereka yang semangat mencari makan di luar sana.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads